KEBONCINTA.COM – Selasa, 8 September 2026 – Xiaomi kembali memperluas lini perangkat premiumnya dengan memperkenalkan Xiaomi Pad 9 Pro Max, tablet Android berukuran besar yang membawa spesifikasi kelas flagship.
Tablet tersebut diumumkan bersamaan dengan Xiaomi 18 Fold dan menjadi salah satu perangkat paling bertenaga yang diperkenalkan Xiaomi tahun ini.
Xiaomi Pad 9 Pro Max menggunakan layar LCD berukuran 13,3 inci dengan resolusi 3.408 x 2.272 piksel.
Rasio layar yang digunakan adalah 3:2 sehingga ruang vertikalnya lebih luas dibandingkan tablet dengan rasio layar yang lebih lebar.
Format tersebut dapat memberikan keuntungan ketika tablet digunakan untuk membuka dokumen, browsing, menulis maupun menjalankan aplikasi produktivitas.
Refresh rate layar mencapai 144 Hz.
Dengan refresh rate tinggi, animasi, scrolling hingga game yang mendukung frame rate tinggi dapat terlihat lebih mulus.
Tingkat kecerahan puncaknya diklaim mencapai 1.000 nit.
Meski mempunyai layar berukuran besar, Xiaomi berhasil membuat bodi perangkat tetap relatif tipis.
Ketebalannya hanya sekitar 5,67 milimeter.
Berat versi standar berada di kisaran 645 gram, sementara Matte Glass Edition sedikit lebih berat sekitar 653 gram.
Bagian paling menarik berada pada dapur pacu.
Xiaomi Pad 9 Pro Max menggunakan Xring O3, chipset terbaru yang dikembangkan sendiri oleh Xiaomi.
Penggunaan chip internal semakin menunjukkan ambisi Xiaomi untuk mengurangi ketergantungan terhadap perusahaan chipset pihak ketiga.
Selama bertahun-tahun, sebagian besar perangkat Xiaomi menggunakan chipset Qualcomm atau MediaTek.
Namun perusahaan sekarang mulai memperluas penggunaan prosesor buatan sendiri ke perangkat premium.
Xring O3 dipadukan dengan pilihan RAM 8 GB, 12 GB hingga 16 GB.
Penyimpanan internal tersedia mulai 256 GB hingga 1 TB.
Konfigurasi tersebut membuat tablet diarahkan bukan hanya untuk konsumsi multimedia tetapi juga kebutuhan produktivitas berat.
Pengguna dapat menjalankan banyak aplikasi sekaligus, mengedit dokumen, melakukan pengolahan foto maupun menjalankan game kelas berat.
Xiaomi juga memasang baterai berkapasitas sangat besar 12.000 mAh.
Baterai besar menjadi penting karena layar 13,3 inci membutuhkan daya jauh lebih tinggi dibandingkan layar smartphone.
Pengisian cepatnya mencapai 120 watt.
Dengan daya sebesar itu, waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai besar dapat dipersingkat secara signifikan dibandingkan charger tablet konvensional.
Menariknya, perangkat juga mendukung reverse charging.
Xiaomi mencantumkan dukungan reverse charging melalui kabel hingga 27 watt.
Selain itu terdapat reverse charging melalui konektor pogo pin hingga 45 watt untuk aksesori yang kompatibel.
Artinya tablet berpotensi digunakan sebagai sumber daya untuk perangkat lain.
Pada sektor kamera, Xiaomi Pad 9 Pro Max membawa kamera belakang 50 MP yang dilengkapi optical image stabilization atau OIS.
Kehadiran OIS cukup menarik karena fitur tersebut lebih umum ditemukan pada smartphone premium dibandingkan tablet.
Sementara kamera depan mempunyai resolusi 32 MP.
Kamera depan beresolusi tinggi dapat membantu pengguna yang sering menggunakan tablet untuk panggilan video, rapat online maupun pembelajaran jarak jauh.
Xiaomi juga memberikan perhatian besar terhadap kemampuan audio.
Tablet mempunyai delapan speaker dan enam mikrofon.
Jumlah speaker yang banyak memungkinkan distribusi suara lebih merata ketika perangkat digunakan dalam orientasi landscape.
Hal tersebut dapat memberikan pengalaman lebih baik saat menonton film atau bermain game.
Untuk perangkat lunak, Xiaomi Pad 9 Pro Max menjalankan HyperOS 4 berbasis Android 17.
HyperOS menjadi sistem yang digunakan Xiaomi untuk menghubungkan smartphone, tablet dan berbagai perangkat dalam ekosistem perusahaan.
Integrasi antarperangkat menjadi semakin penting karena tablet premium kini diposisikan sebagai perangkat pendamping laptop maupun smartphone.
Pengguna misalnya dapat memindahkan file, menjalankan aplikasi tertentu atau melanjutkan pekerjaan dari perangkat lain.
Ukuran layar besar juga membuat Xiaomi menawarkan aksesori keyboard dan stylus.
Apabila dipasangkan dengan keyboard, tablet dapat digunakan dengan konsep yang menyerupai laptop tipis.
Hal tersebut membuatnya berpotensi menjadi alternatif bagi pengguna yang lebih sering menggunakan browser, aplikasi office, email maupun aplikasi Android daripada software desktop khusus.
Namun Android tablet masih mempunyai tantangan dalam hal optimalisasi aplikasi.
Tidak semua aplikasi Android dirancang secara maksimal untuk layar berukuran 13 inci.
Produsen hardware dapat menawarkan layar besar dan prosesor cepat, tetapi pengalaman pengguna juga sangat bergantung pada developer aplikasi.
Persaingan tablet premium sendiri semakin ketat.
Apple mempunyai lini iPad Pro, Samsung menawarkan Galaxy Tab kelas flagship, sementara sejumlah produsen Android seperti Xiaomi, OnePlus dan Huawei terus meningkatkan spesifikasi perangkat mereka.
Xiaomi mencoba membedakan Pad 9 Pro Max melalui kombinasi layar 144 Hz, baterai 12.000 mAh dan penggunaan chipset Xring O3.
Untuk harga, varian 8 GB RAM dan penyimpanan 256 GB dijual mulai 4.799 yuan atau sekitar 715 dolar AS.
Jika dikonversikan secara kasar, nilainya berada di kisaran Rp10 jutaan sebelum memperhitungkan pajak dan biaya pemasaran masing-masing negara.
Varian tertinggi 16 GB RAM dan penyimpanan 1 TB Matte Glass Edition dibanderol 7.899 yuan atau sekitar 1.176 dolar AS.
Xiaomi belum mengonfirmasi apakah Pad 9 Pro Max nantinya akan dipasarkan secara global termasuk Indonesia.
Karena itu konsumen Indonesia masih harus menunggu pengumuman resmi Xiaomi mengenai ketersediaan perangkat.
Peluncuran Pad 9 Pro Max sekaligus menunjukkan bahwa Xiaomi semakin serius mengembangkan chipset buatannya sendiri.
Setelah digunakan pada perangkat premium, keberhasilan Xring O3 dapat menjadi langkah penting bagi Xiaomi dalam membangun ekosistem hardware yang lebih mandiri pada tahun-tahun mendatang.