Berita
Hilmi An Naufal

Seluruh Pemda di Sulawesi Selatan Mulai Bangun Manajemen Talenta ASN

Seluruh Pemda di Sulawesi Selatan Mulai Bangun Manajemen Talenta ASN

27 Agustus 2026 | 06:50

Keboncinta – Badan Kepegawaian Negara menyatakan seluruh pemerintah daerah di Provinsi Sulawesi Selatan mulai membangun sistem manajemen talenta aparatur sipil negara.

Sistem tersebut digunakan untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan menempatkan ASN berdasarkan kompetensi, potensi, dan kinerja. Pendekatan ini diharapkan memperkuat profesionalitas birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan pemerintah tidak dapat menyelesaikan tantangan baru dengan menggunakan pendekatan kepegawaian masa lalu.

Manajemen talenta menjadi salah satu instrumen untuk memastikan pengembangan karier ASN dilakukan secara lebih terencana. Pegawai dengan kemampuan dan rekam kinerja sesuai kebutuhan organisasi dapat dipersiapkan untuk mengisi jabatan tertentu.

Penerapan sistem tersebut juga membantu pemerintah daerah memiliki data mengenai kekuatan dan kebutuhan pengembangan pegawainya. Dengan demikian, pelatihan ASN dapat disusun berdasarkan kesenjangan kompetensi, bukan sekadar kegiatan rutin.

Selain promosi jabatan, manajemen talenta mencakup proses pemetaan, pengembangan kompetensi, perencanaan suksesi, dan pemantauan kinerja pegawai.

Penerapannya harus dilakukan secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penilaian tidak boleh hanya berdasarkan kedekatan pribadi, latar belakang politik, ataupun pertimbangan lain di luar kompetensi dan prestasi.

Ketersediaan data ASN yang akurat menjadi salah satu persyaratan penting. Riwayat pendidikan, pengalaman kerja, hasil penilaian kinerja, kompetensi, dan potensi pegawai perlu diperbarui secara berkala.

Pemerintah daerah juga perlu memberikan kesempatan pengembangan yang adil. ASN yang masih memiliki kesenjangan kemampuan harus memperoleh pendampingan dan pelatihan agar dapat meningkatkan kinerjanya.

Jika dijalankan secara konsisten, manajemen talenta dapat mengurangi ketergantungan terhadap seleksi jabatan yang hanya dilakukan ketika terjadi kekosongan. Pemerintah dapat lebih awal menyiapkan kandidat yang memenuhi kebutuhan organisasi.

Implementasi di seluruh pemerintah daerah Sulawesi Selatan diharapkan menjadi bagian dari penguatan sistem merit dalam pengelolaan ASN dan menghasilkan birokrasi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Tags:
pendidikan

Komentar Pengguna