Pemerintah Perluas Program Indonesia Pintar ke TK pada 2026, Akses Pendidikan Anak Makin Merata

Pemerintah Perluas Program Indonesia Pintar ke TK pada 2026, Akses Pendidikan Anak Makin Merata

30 Januari 2026 | 12:54

Keboncinta.com-- Perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini semakin diperkuat melalui kebijakan strategis perluasan Program Indonesia Pintar (PIP) hingga ke jenjang Taman Kanak-kanak (TK).

Langkah ini menjadi upaya nyata negara dalam memastikan setiap anak mendapatkan dukungan pendidikan sejak tahap awal perjalanan akademiknya.

Melalui artikel ini, kami akan mengulas secara lengkap dan mendalam mengenai perluasan PIP yang mulai diterapkan pada tahun 2026.

Kebijakan tersebut menjadi bagian penting dari transformasi sistem pendidikan nasional yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Perluasan PIP ke jenjang TK merupakan wujud konkret dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan program Wajib Belajar 13 Tahun.

Baca Juga: Tips Penting Mengunggah Sertifikat Prestasi Agar Siswa Kelas 12 Lolos SNBP 2026

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa kebijakan ini dirancang untuk menekan hambatan ekonomi yang kerap muncul sejak usia dini.

Dengan adanya intervensi sejak level Taman Kanak-kanak, keluarga dari kelompok rentan diharapkan tidak lagi terbebani oleh biaya pendidikan.

Dengan demikian, keberlanjutan sekolah anak dapat terjaga hingga jenjang pendidikan yang lebih tinggi tanpa risiko putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Tidak hanya fokus pada pendidikan usia dini, pemerintah juga memperkuat komitmennya terhadap pemerataan akses pendidikan di wilayah yang sulit dijangkau.

Pada tahun 2026, penguatan tersebut diwujudkan melalui program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Dasar dan Menengah (ADEM) yang menargetkan 5.519 siswa SMA dan SMK.

Baca Juga: TKA SD dan SMP 2026: Pemerintah Sajikan Data Akademik Nasional untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Program afirmasi ini diprioritaskan bagi peserta didik dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), Orang Asli Papua (OAP), serta anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI) yang berada di Malaysia dan Arab Saudi.

Selain bantuan beasiswa perorangan, pemerintah juga menyalurkan dukungan bagi Community Learning Center (CLC) di luar negeri serta mengembangkan sistem pendidikan jarak jauh.

Upaya ini bertujuan memastikan anak-anak Indonesia tetap memperoleh layanan pendidikan yang layak, meskipun menghadapi kendala geografis maupun sosial.

Dengan menjangkau pendidikan sejak jenjang TK, negara menunjukkan keseriusannya dalam membangun sumber daya manusia unggul dari hulu.

Baca Juga: Sekolah Bisa Mengajukan Akreditasi Perpustakaan Tahun 2026 dengan Mengikuti Standar Nasional Perpustakaan untuk Optimalisasi Literasi Siswa

Perluasan PIP dan penguatan program afirmasi diharapkan mampu menjaga kesinambungan pendidikan anak Indonesia serta memastikan tidak ada potensi masa depan yang terhenti hanya karena faktor ekonomi.***

 

Tags:
pendidikan pip beasiswa

Komentar Pengguna