Pendidikan
Rahman Abdullah

Kemenag Buka BeZakat 2026, Lulusan SMA Bisa Dapat Kesempatan Kuliah di PTN dan PTKIN

Kemenag Buka BeZakat 2026, Lulusan SMA Bisa Dapat Kesempatan Kuliah di PTN dan PTKIN

03 September 2026 | 16:32

Keboncinta.com-- Program Beasiswa Zakat Indonesia (BeZakat) 2026 kembali hadir melalui kolaborasi Kementerian Agama dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Pendaftaran beasiswa ini dibuka selama dua pekan, yakni mulai 24 Agustus hingga 7 September 2026.

Program tersebut memanfaatkan dana zakat sebagai instrumen pemberdayaan untuk membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Pendaftaran dilakukan secara daring. Calon peserta perlu mengisi data sekaligus mengunggah dokumen persyaratan melalui sistem pendaftaran Beasiswa Kementerian Agama.

Baca Juga: Kemenag Buka Bantuan Pesantren 2026 hingga Rp100 Juta, Pengajuan Hanya 4 Hari

Zakat Jadi Jalan Membuka Akses Pendidikan

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur, mengatakan bahwa zakat memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para mustahik.

Menurutnya, salah satu bentuk pemberdayaan tersebut dapat diwujudkan melalui pemberian akses terhadap pendidikan. Zakat tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan penerima dalam jangka pendek, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membuka peluang masa depan.

Melalui pendidikan, para mustahik diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kompetensi, kemandirian, serta kemampuan untuk memberikan kontribusi yang lebih besar kepada lingkungan sekitarnya.

Waryono menilai beasiswa pendidikan merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang strategis. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh penerima beasiswa, tetapi berpotensi berlanjut kepada keluarga, masyarakat, bahkan pembangunan bangsa.

Karena itu, keterbatasan ekonomi diharapkan tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Baca Juga: Dana BOS Bisa Dukung Persiapan TKA 2026, Sekolah Wajib Siapkan Perangkat dan Data Siswa

BeZakat 2026 Sasar Lulusan Pendidikan Menengah

Program BeZakat telah dimulai sejak 2025 dan kembali dilaksanakan pada 2026. Beasiswa ini ditujukan bagi lulusan pendidikan menengah yang ingin meneruskan studi ke jenjang Strata Satu (S1).

Perguruan tinggi tujuan dalam program ini mencakup perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) yang menjadi mitra BeZakat.

Pada pelaksanaan 2026, program ini memprioritaskan mustahik dari kelompok asnaf fakir dan miskin. Selain itu, mustahik berprestasi yang termasuk dalam kelompok asnaf fi sabilillah juga menjadi sasaran program.

Penilaian calon penerima tidak semata-mata melihat prestasi akademik. BeZakat turut memberikan perhatian kepada calon peserta yang aktif dalam organisasi, kegiatan dakwah keagamaan, maupun aktivitas sosial.

Pilihan Program Studi BeZakat 2026

BeZakat 2026 menyediakan sejumlah bidang studi yang diarahkan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia. Pilihan tersebut meliputi sains dan teknik, kesehatan, pertanian, ekonomi, hukum dan sosial, serta zakat dan wakaf.

Program studi yang dipilih diarahkan berasal dari perguruan tinggi dengan akreditasi A atau Unggul.

Melalui dukungan pendidikan tersebut, penerima BeZakat diharapkan tidak hanya mengejar keberhasilan akademik. Mereka juga diharapkan tumbuh sebagai generasi yang memiliki integritas, kepedulian sosial, kompetensi, serta kemauan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

Baca Juga: TKA 2026 Segera Digelar, Sekolah Wajib Pastikan Data Siswa Akurat agar Tak Terkendala

Pendaftaran BeZakat 2026 Dibuka hingga 7 September

Bagi calon peserta yang ingin mengikuti program ini, pendaftaran BeZakat 2026 berlangsung pada 24 Agustus–7 September 2026.

Proses pendaftaran dilakukan secara online dengan mengisi data dan melengkapi dokumen persyaratan melalui sistem resmi Beasiswa Kementerian Agama.

Pendaftaran Beasiswa BeZakat 2026

Setelah masa pendaftaran berakhir, proses seleksi akan dilanjutkan dengan beberapa tahapan. Seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung pada 8–15 September 2026.

Peserta yang lolos tahap administrasi kemudian mengikuti wawancara yang mencakup potensi diri, ruhiah, dan aspek akademik. Selanjutnya terdapat wawancara mengenai komitmen dan kepribadian yang dilakukan bersama orang tua atau wali.

Apabila diperlukan, panitia juga dapat melakukan verifikasi faktual untuk memastikan kesesuaian informasi yang disampaikan peserta.

Rangkaian seleksi berlangsung hingga pengumuman kelulusan pada 18 November 2026, sedangkan orientasi bagi calon penerima beasiswa dijadwalkan pada Desember 2026.

Baca Juga: TKA 2026 SMA, SMK, dan MA Segera Digelar, Ini Jadwal Lengkap hingga Durasi Ujian

BeZakat Diharapkan Melahirkan Generasi Berdaya

Melalui BeZakat 2026, Kementerian Agama bersama LAZ berupaya menempatkan zakat bukan sekadar sebagai bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat.

Dana zakat diarahkan untuk membuka kesempatan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sekaligus meningkatkan kapasitas mustahik. Dengan pendidikan yang lebih baik, penerima beasiswa diharapkan mampu membangun kemandirian dan memberikan dampak positif yang lebih luas.

Program ini pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai kesempatan untuk kuliah, tetapi juga tentang bagaimana kesempatan tersebut dapat melahirkan generasi yang berilmu, berintegritas, memiliki kepedulian sosial, dan mampu meneruskan manfaat kepada masyarakat.***

Tags:
beasiswa Zakat Kuliah

Komentar Pengguna