Berita
Hilmi An Naufal

Athalla Satria Pratomo Raih Medali Perak OSN Nasional 2026 Bidang IPA

Athalla Satria Pratomo Raih Medali Perak OSN Nasional 2026 Bidang IPA

02 September 2026 | 05:38

SIDOARJO, KEBONCINTA.COM — Santri SMP Progresif Bumi Shalawat, Sidoarjo, Jawa Timur, Athalla Satria Pratomo berhasil meraih medali perak dalam Olimpiade Sains Nasional 2026 bidang Ilmu Pengetahuan Alam.

Prestasi tersebut diraih setelah Athalla melewati rangkaian seleksi hingga berhasil tampil di tingkat nasional. Pada tahap tersebut, ia harus bersaing dengan para pelajar berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala SMP Progresif Bumi Shalawat Mahmud Al-Fahmi menyampaikan apresiasi atas kerja keras Athalla dan para guru pendamping yang membantu proses persiapannya. Hasil tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembinaan sains.

Sebelum mengikuti kompetisi nasional, Athalla menjalani latihan intensif dengan memperdalam materi dan mengerjakan berbagai soal IPA yang bersifat implementatif serta kompleks.

Persiapan dilakukan di tengah aktivitasnya sebagai santri. Selain mengikuti pelajaran akademik, Athalla tetap menjalankan kegiatan dan kewajiban keagamaan di lingkungan sekolah berbasis pesantren.

Guru pendamping Ustaz Jimmy dan Ustazah Eva turut berperan dalam proses latihan. Dukungan keluarga juga membantu Athalla menjaga konsistensi belajar selama menghadapi tahapan kompetisi.

Keberhasilan tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan berbasis pesantren dapat berjalan beriringan dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan prestasi akademik. Lingkungan pendidikan keagamaan tidak hanya berfokus pada pembentukan spiritual, tetapi juga dapat menyediakan ruang bagi siswa untuk memperkuat kemampuan sains.

Prestasi di bidang IPA membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan menghafal teori. Siswa perlu memahami konsep, menganalisis persoalan dan menerapkan pengetahuan dalam situasi yang berbeda. Karena itu, proses pembinaan idealnya mencakup latihan eksperimen, pemecahan masalah dan diskusi yang mendorong rasa ingin tahu.

Capaian Athalla juga menunjukkan pentingnya pendampingan berkelanjutan. Sekolah perlu melakukan pemetaan terhadap minat serta kemampuan siswa sejak awal agar potensi mereka dapat dikembangkan melalui program yang tepat.

Penghargaan dalam kompetisi nasional sebaiknya tidak menjadi akhir dari proses belajar. Pengalaman mengikuti OSN dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pengembangan kemampuan, mengikuti penelitian sederhana maupun membantu menumbuhkan budaya sains di antara siswa lainnya.

Sekolah berharap prestasi medali perak tersebut dapat menjadi motivasi bagi para santri untuk berani mengikuti kompetisi di tingkat daerah, nasional dan internasional tanpa meninggalkan pendidikan karakter serta nilai keagamaan.

Tags:
Berita guru

Komentar Pengguna