Dunia mimpi seringkali menjadi jendela menuju realitas yang tak terlihat. Melalui mimpi, kita bisa menyaksikan keajaiban dan hikmah yang tersembunyi. Kisah berikut ini, yang dikisahkan terkait Habib Hasan Al-Bashri, menunjukkan betapa dahsyatnya kekuatan doa, khususnya sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, dalam meringankan siksa kubur dan bahkan menyelamatkan jiwa-jiwa di alam baka.
Seorang wanita datang kepada Habib Hasan Al-Bashri RA. dengan hati pilu. Putrinya yang masih kecil telah meninggal dunia, dan ia merindukan sang putri. Habib Hasan Al-Bashri pun mengajarkannya cara untuk bertemu putrinya dalam mimpi.
Namun, mimpi yang dilihat wanita tersebut sungguh menyayat hati. Ia melihat putrinya dalam kondisi mengenaskan: mengenakan pakaian seperti aspal dan lehernya terbelenggu rantai. Wanita itu menceritakan mimpinya kepada Habib Hasan Al-Bashri, yang turut merasakan kesedihan mendalam.
Beberapa waktu kemudian, keajaiban terjadi. Habib Hasan Al-Bashri sendiri bertemu dengan putri wanita tersebut dalam mimpi, namun kali ini dalam keadaan yang sangat berbeda. Putri tersebut tampak cantik jelita, dengan mahkota indah menghiasi kepalanya di surga. Ia pun mengenali Habib Hasan Al-Bashri dan menceritakan perubahan dramatis yang dialaminya.
Ternyata, seorang lelaki yang lewat di dekat pusara mereka telah membaca satu sholawat untuk Nabi Muhammad SAW. Sholawat singkat tersebut memiliki kekuatan luar biasa. Suara gaib terdengar, menyatakan bahwa siksa kubur bagi 550 penghuni kubur, termasuk putri wanita tersebut, diangkat berkat berkah sholawat lelaki itu.
Kisah ini menyentuh hati dan memberikan pelajaran berharga tentang keutamaan membaca sholawat. Bayangkan, satu sholawat saja mampu meringankan siksa 550 jiwa. Lalu, bagaimana jika kita rutin membaca sholawat kepada Rasulullah SAW., sebagaimana yang telah dilakukan oleh banyak muslim selama puluhan tahun? Tentu pahala dan keberkahannya akan jauh lebih besar.
Sholawat bukanlah sekadar bacaan, tetapi merupakan bentuk penghormatan, kecintaan, dan permohonan syafaat kepada Nabi Muhammad SAW. Melalui sholawat, kita memohon syafaat beliau di dunia dan akhirat. Semoga kisah ini menginspirasi kita semua untuk lebih rajin membaca sholawat, sekaligus merenungkan betapa besarnya kekuatan doa dan keutamaan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui perantara Nabi Muhammad SAW. Mari kita jadikan sholawat sebagai kebiasaan mulia dalam kehidupan kita sehari-hari.
Beberapa kitab yang menjelaskan keutamaan shalawat antara lain adalah Kunuzul Asrar Asror Fi Sholat dan Fathul Mubin karya Abdullah bin Muhammad Al Khoyath Al Harusyi, serta Dalail Khairat