Rasulullah dan Kesederhanaan Hidup: Bahagia Tanpa Harus Berlebihan

Rasulullah dan Kesederhanaan Hidup: Bahagia Tanpa Harus Berlebihan

25 November 2025 | 18:25

Keboncinta.com--   Kesederhanaan adalah salah satu pilar utama dalam kehidupan Rasulullah ﷺ. Beliau hidup dengan penuh rasa syukur, menikmati kebahagiaan bukan dari kelimpahan materi, tetapi dari ketenangan hati, kedekatan dengan Allah, dan kepedulian kepada sesama. Sikap beliau menjadi teladan bahwa kebahagiaan sejati tidak membutuhkan kemewahan.

Aisyah r.a. pernah bersaksi bahwa betapa sederhana kehidupan rumah tangga Nabi ﷺ. Dalam hadis sahih riwayat Al-Bukhari, ia berkata: “Keluarga Muhammad tidak pernah makan roti gandum hingga kenyang selama tiga hari berturut-turut hingga beliau wafat.” (HR. Al-Bukhari).
Kesederhanaan ini bukan karena tidak mampu, tetapi karena pilihan hidup—menempatkan akhirat di atas dunia, dan ridha Allah di atas kemegahan yang fana.

Rasulullah ﷺ juga mengingatkan bahwa kekayaan bukan ukuran bahagia. Beliau bersabda:
“Bukanlah kekayaan itu dengan banyaknya harta benda, tetapi kekayaan adalah kekayaan jiwa.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Hadis ini menegaskan bahwa kebahagiaan berakar pada hati yang lapang: menerima apa adanya, syukur pada nikmat kecil, dan tidak mengikat diri pada ambisi berlebih.

Meski hidup sederhana, beliau adalah manusia paling dermawan. Dalam riwayat Muslim disebutkan: “Rasulullah adalah manusia yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadan.” Kedermawanan ini menunjukkan bahwa kesederhanaan bukan berarti kikir, tetapi tidak terikat pada harta—sehingga mudah berbagi.

Kesederhanaan Rasulullah ﷺ bukanlah kesusahan, melainkan gaya hidup yang menghadirkan ketenteraman. Di balik rumah kecil, makanan seadanya, dan barang yang sangat sedikit, ada hati yang penuh cahaya.

Dari beliau kita belajar bahwa bahagia tidak lahir dari tumpukan harta, tetapi dari hati yang bersyukur, sederhana, dan tenang bersama Allah.

Contributor: Tegar Bagus Pribadi

Tags:
Khazanah Islam Akhlak mulia Cinta Allah dan Rasulullah Teladan Kesederhanaan Hidup

Komentar Pengguna