Perlu Tahu! Mengapa Jengkol dan Pete Tidak Dianjurkan Dikonsumsi Bersamaan

Perlu Tahu! Mengapa Jengkol dan Pete Tidak Dianjurkan Dikonsumsi Bersamaan

04 Januari 2026 | 07:09

Keboncinta.com-- Jengkol dan pete adalah dua bahan makanan khas Nusantara yang sama-sama punya penggemar fanatik. Aromanya kuat, rasanya khas, dan sering diolah menjadi lauk favorit. Namun, di balik kelezatannya, ada satu hal penting yang jarang disadari: jengkol dan pete sebaiknya tidak dikonsumsi secara bersamaan. Alasannya bukan mitos, melainkan berkaitan dengan kandungan senyawa di dalamnya dan dampaknya bagi tubuh.

Sama-sama Mengandung Senyawa Sulfur
Jengkol dan pete sama-sama mengandung senyawa sulfur yang cukup tinggi. Senyawa inilah yang menyebabkan aroma menyengat setelah dikonsumsi. Jika keduanya dimakan bersamaan, jumlah sulfur yang masuk ke tubuh menjadi lebih besar dan bisa:
• Membebani sistem pencernaan
• Memicu gangguan lambung
• Menyebabkan bau napas dan urin yang lebih kuat
Risiko Gangguan Pencernaan
Konsumsi jengkol dan pete secara bersamaan dapat meningkatkan risiko:
• Perut kembung
• Mual
• Nyeri lambung
• Rasa tidak nyaman pada saluran cerna
Hal ini terjadi karena tubuh harus mencerna dua jenis makanan dengan karakter senyawa yang hampir sama dalam waktu bersamaan.
Pengaruh pada Ginjal
Jengkol dikenal mengandung asam jengkolat, senyawa yang dapat membentuk kristal jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup. Sementara pete juga mengandung zat yang dapat memberi tekanan tambahan pada ginjal.
Jika dikonsumsi bersamaan dan berlebihan, kombinasi ini berpotensi:
• Membebani kerja ginjal
• Menyebabkan nyeri saat buang air kecil pada orang yang sensitif
• Memperparah kondisi pada penderita gangguan ginjal
Memicu Bau Urin yang Lebih Menyengat
Baik jengkol maupun pete sama-sama memengaruhi aroma urin. Ketika dikonsumsi bersamaan, bau urin bisa menjadi lebih tajam dan bertahan lebih lama, karena tubuh memecah dan mengeluarkan senyawa sulfur dalam jumlah besar.
Tidak Cocok untuk Kondisi Tertentu
Kombinasi jengkol dan pete sebaiknya dihindari oleh:
• Penderita gangguan ginjal
• Orang dengan masalah asam lambung
• Lansia
• Individu yang sensitif terhadap makanan tinggi sulfur
Bolehkah Dikonsumsi Terpisah?
Kabar baiknya, jengkol dan pete masih aman dikonsumsi secara terpisah dalam porsi wajar, asalkan:
• Tidak berlebihan
• Diimbangi minum air putih yang cukup
• Tidak terlalu sering
Pengolahan yang tepat, seperti perebusan matang, juga membantu mengurangi efek sampingnya.

Jengkol dan pete tidak dianjurkan dikonsumsi secara bersamaan karena kandungan sulfur dan senyawa aktif di dalamnya dapat membebani pencernaan dan ginjal. Mengonsumsinya secara terpisah, dalam jumlah wajar, dan dengan cukup cairan adalah pilihan yang lebih aman untuk kesehatan.

Tags:
Makanan Favorit Makanan Bergizi

Komentar Pengguna