Keboncinta.com-- Kabar baik bagi putra-putri terbaik bangsa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi. Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap I Tahun 2026 resmi dibuka mulai Kamis, 22 Januari 2026.
Program beasiswa ini kembali membuka peluang pendidikan jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) baik di dalam negeri maupun luar negeri dengan pendanaan penuh dari negara.
Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi lpdp.kemenkeu.go.id.
Pada tahap pertama tahun ini, LPDP menghadirkan sejumlah pembaruan penting dengan menghadirkan dua program beasiswa utama yang diselaraskan dengan kebutuhan pembangunan nasional serta penguatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Baca Juga: BKN Tegaskan CPNS Kemenkes 2026 Belum Dibuka, Waspada Hoaks yang Menyesatkan
Berdasarkan Panduan Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap I 2026, calon pendaftar dapat memilih salah satu dari dua skema besar berikut:
Program ini diarahkan pada bidang-bidang prioritas nasional yang mendukung kemandirian dan daya saing Indonesia. Fokus studi meliputi sektor kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, energi, hilirisasi industri, sains dan teknologi, pertahanan, maritim, material maju, hingga manufaktur.
Selain itu, LPDP juga membuka jalur kewirausahaan dan industri kreatif sebagai bagian dari penguatan industri strategis nasional, dengan ketentuan tambahan yang harus dipenuhi oleh pendaftar.
Beasiswa SHARE merupakan singkatan dari social, humanities, art of people, religious study, and economics. Program ini menyasar bidang sosial, humaniora, budaya, seni, keagamaan, ekonomi, pendidikan, dan ilmu sosial lainnya yang berperan penting dalam pembangunan karakter, nilai kebangsaan, dan peradaban Indonesia.
Baca Juga: Update Riwayat Pendidikan S1/D4 Guru Wajib Akurat, Ini Panduan Lengkap Pembaruan di PTK Datadik
LPDP memberikan pendanaan studi untuk:
Program Magister (S2) dengan durasi maksimal 24 bulan
Program Doktor (S3) dengan durasi maksimal 48 bulan
Selanjutnya, bagi pendaftar yang belum memiliki Letter of Acceptance (LoA), LPDP memberikan fleksibilitas untuk memilih hingga tiga program studi dan perguruan tinggi.
Sementara itu, pendaftar yang telah mengantongi LoA hanya diperkenankan memilih satu program studi dan satu kampus sesuai dengan LoA yang dimiliki.
LPDP juga membuka peluang memilih perguruan tinggi di luar daftar rekomendasi, dengan catatan kampus tersebut memiliki reputasi akademik yang unggul dan dapat dibuktikan secara objektif.
Beasiswa LPDP Tahap I 2026 menawarkan pembiayaan yang bersifat komprehensif, meliputi:
Baca Juga: Pemerintah Pastikan THR 2026, Namun Beberapa Kategori ASN Tidak Masuk Skema Penerima
1. Dana Pendidikan
Biaya pendaftaran, biaya kuliah (SPP), tunjangan buku, penelitian tesis atau disertasi, seminar internasional, serta publikasi jurnal ilmiah.
2. Dana Pendukung
Biaya transportasi, pengurusan visa, asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, biaya kedatangan, dukungan lomba internasional, tunjangan keluarga bagi peserta doktor, hingga dana keadaan darurat apabila diperlukan.
Syarat Umum Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026
Beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi calon pendaftar meliputi:
Warga Negara Indonesia (WNI)
Lulusan D4/S1 untuk jenjang S2 dan S2 atau dokter spesialis untuk jenjang S3
Memenuhi ketentuan akademik dan linieritas bidang studi
Melampirkan surat rekomendasi, personal statement, serta komitmen kontribusi pascastudi
Proposal riset wajib bagi pendaftar program doktor
Tata Cara Mendaftar Beasiswa LPDP Tahap I 2026
Calon pendaftar dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
Mendaftar secara daring melalui laman beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id
Melengkapi dan mengunggah seluruh dokumen persyaratan sesuai ketentuan
Melakukan submit hingga memperoleh kode registrasi pendaftaran
LPDP mengimbau seluruh calon pendaftar untuk mempelajari buku panduan resmi sesuai program yang dipilih agar proses seleksi berjalan lancar tanpa kendala administratif.
Dengan hadirnya dua program unggulan ini, Beasiswa LPDP Tahap I 2026 diharapkan mampu mencetak talenta unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi nyata bagi pembangunan dan masa depan Indonesia.***