Keboncinta.com-- Memilih program studi pada Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 tidak bisa dilakukan secara asal atau sekadar mengikuti tren jurusan favorit.
Diperlukan perencanaan yang matang agar peluang diterima di perguruan tinggi negeri semakin terbuka sekaligus selaras dengan rencana akademik dan karier jangka panjang.
Langkah awal yang penting dilakukan calon mahasiswa adalah menganalisis rasio daya tampung dan jumlah peminat pada suatu program studi. Semakin kecil jumlah peminat dibandingkan kapasitas yang tersedia, biasanya tingkat persaingan akan lebih rendah.
Baca Juga: Kepastian CPNS 2026 Masih Dinanti! Pemerintah Tunggu Usulan Formasi dari Daerah dan Kementerian
Data ini dapat menjadi dasar untuk menyusun strategi pemilihan jurusan yang lebih realistis dan terukur.
Selain itu, pilihan program studi sebaiknya disesuaikan dengan nilai rapor dan rekam prestasi yang dimiliki.
Nilai yang stabil serta prestasi akademik maupun nonakademik menjadi faktor penentu, terutama pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Memilih jurusan yang sejalan dengan kekuatan akademik akan meningkatkan peluang lolos seleksi.
Calon peserta juga wajib memahami aturan teknis dalam pemilihan program studi. Dalam ketentuan SNPMB, terdapat aturan tertentu, seperti kewajiban memilih minimal satu program studi dari PTN yang berada di provinsi yang sama dengan sekolah asal jika mengambil dua pilihan.
Baca Juga: SNPMB 2026 Mulai Bergulir, Ini Strategi Membaca Daya Tampung dan Peluang Lolos PTN Favorit
Kelalaian mengikuti aturan ini dapat berakibat fatal dan menggugurkan peluang, meskipun nilai peserta tergolong baik.
Di luar aspek teknis dan akademik, minat dan bakat tetap menjadi faktor utama. Jurusan yang sesuai dengan ketertarikan pribadi akan membuat proses perkuliahan terasa lebih nyaman dan berkelanjutan.
Mahasiswa yang kuliah sesuai minat juga cenderung lebih kuat menghadapi tantangan akademik dan memiliki prospek karier yang lebih jelas.
Aspek finansial juga perlu dipertimbangkan secara serius. Calon mahasiswa sebaiknya menghitung biaya kuliah dan biaya hidup di kota tujuan, termasuk tempat tinggal, transportasi, dan kebutuhan sehari-hari.
Informasi mengenai Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta peluang beasiswa perlu dipelajari sejak awal agar perencanaan pendidikan menjadi lebih matang.
Dengan persiapan yang terencana dan menyeluruh, proses pendaftaran SNPMB 2026 dapat dijalani dengan lebih tenang dan terarah.
Gunakan waktu yang ada untuk menganalisis data, berdiskusi dengan guru dan orang tua, serta memantapkan pilihan jurusan. Keputusan yang diambil saat ini akan menjadi fondasi penting bagi masa depan pendidikan dan karier.***