Keboncinta.com-- Saat mengalami sariawan atau sakit gigi, banyak orang memilih cara sederhana dan murah: berkumur dengan air garam. Cara ini sudah diwariskan turun-temurun dan dipercaya ampuh meredakan nyeri. Namun, apakah manfaatnya benar-benar terbukti secara medis, atau sekadar mitos?
Mengapa Air Garam Dianggap Berkhasiat?
Garam memiliki sifat antiseptik alami. Ketika dilarutkan dalam air hangat, larutan garam dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri di rongga mulut. Selain itu, air garam bersifat hipertonik, yang dapat membantu menarik cairan dari jaringan yang meradang sehingga pembengkakan dan rasa nyeri bisa berkurang.
Air garam juga membantu membersihkan sisa makanan di sela gigi dan gusi, yang sering menjadi pemicu peradangan dan infeksi ringan.
Manfaat untuk Sariawan
Sariawan umumnya disebabkan oleh iritasi, luka kecil, stres, atau kekurangan vitamin tertentu. Berkumur dengan air garam dapat membantu menjaga kebersihan luka, mempercepat proses penyembuhan, serta mengurangi rasa perih. Meski tidak menyembuhkan secara instan, kebiasaan ini dapat mempercepat pemulihan jika dilakukan secara rutin dan benar.
Manfaat untuk Sakit Gigi
Pada kasus sakit gigi ringan akibat peradangan gusi atau penumpukan plak, air garam dapat membantu meredakan gejala sementara. Kumur air garam dapat menurunkan jumlah bakteri di mulut dan mengurangi iritasi pada jaringan gusi.
Namun, jika sakit gigi disebabkan oleh gigi berlubang parah, infeksi saraf, atau abses, berkumur air garam tidak akan menyembuhkan penyebab utamanya. Dalam kondisi ini, perawatan dokter gigi tetap diperlukan.
Cara Kumur yang Aman dan Efektif
Untuk mendapatkan manfaat optimal, larutkan setengah hingga satu sendok teh garam dalam segelas air hangat. Kumur selama 20–30 detik, lalu buang. Lakukan 2–3 kali sehari. Hindari menelan air garam, dan jangan berkumur terlalu sering karena dapat membuat mulut kering atau mengiritasi jaringan mulut.
Hal yang Perlu Diwaspadai
Air garam hanya bersifat pendukung, bukan pengganti pengobatan medis. Jika sariawan tidak sembuh lebih dari dua minggu, atau sakit gigi disertai pembengkakan hebat, demam, dan nyeri berkelanjutan, segera periksakan diri ke tenaga kesehatan.
Kesimpulan
Anggapan bahwa berkumur dengan air garam dapat meredakan gejala sariawan dan sakit gigi adalah fakta. Namun, manfaatnya terbatas pada peredaan gejala ringan dan bersifat sementara. Air garam bukan solusi utama untuk masalah gigi dan mulut yang serius, melainkan langkah pertolongan awal yang aman dan mudah dilakukan.