Keboncinta.com-- Apa jadinya jika kita tanpa guru yang membimbing setiap langkah kita? Hari Selasa, 25 November 2025, diperingati sebagai Hari Guru Nasional. Peringatan ini bertujuan sebagai bentuk apresiasi kepada guru yang telah mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Dalam dunia pendidikan, peran guru sangatlah penting dalam kehidupan sehari-hari.
Guru tidak hanya mengajarkan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter siswa. Seperti yang dikatakan Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara: "Guru adalah lilin yang membakar diri untuk menerangi kehidupan orang lain."
Guru membentuk karakter siswa, seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, toleransi, rasa percaya diri, dan kerja sama. Pembentukan karakter ini sering terjadi secara tidak sadar. Misalnya, untuk menanamkan disiplin, guru memberikan waktu belajar sesuai jam pelajaran; jika siswa mengikutinya, secara otomatis mereka belajar disiplin.
Berikut puisi sebagai ungkapan terima kasih:
Darimu, Guru
Karya: Vini Dwi Jayati
Darimu, aku belajar mengeja dunia
membaca tanda-tanda,
menulis harapan,
dan menghitung langkah menuju masa depan.
Tak pernah lelah kau menyalakan cahaya,
meski kadang dunia meremehkanmu;
menganggap profesimu tak setara
dengan besarnya tanggung jawab yang kau emban.
Namun kaulah yang menanamkan mimpi,
kaulah yang membentuk akal dan budi.
Terima kasih, guruku,
atas ilmu yang kau titipkan dengan penuh kasih.
Jasamu adalah jejak yang tak lekang,
tertulis halus dalam perjalanan hidup kami
tentang kebaikan,
kesabaran,
dan ketulusan yang tak meminta balas.
Selamat Hari Guru,
wahai Ibu
dan Bapak
yang menjadi lentera bagi anak bangsa.
Di momen yang tepat ini, jangan lupa ucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu guru yang telah mendidik kita, sehingga kita yang tadinya tidak tahu, akhirnya tahu. Guru tidak membutuhkan hadiah materi; apresiasi yang tulus atas kerja keras mereka jauh lebih berharga.
Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, maka hargailah guru melalui kata maupun tindakan.