Mengapa Bekas Jerawat Sulit Memudar Meski Sudah Pakai Skincare

Mengapa Bekas Jerawat Sulit Memudar Meski Sudah Pakai Skincare

17 Januari 2026 | 18:58

Keboncinta.com-- Banyak orang merasa jerawatnya sudah sembuh, tetapi bekas yang ditinggalkan justru bertahan lama. Bekas jerawat yang sulit memudar bukan sekadar masalah kosmetik, melainkan hasil dari proses biologis kulit yang kompleks. Saat jerawat meradang, kulit tidak hanya mengalami peradangan di permukaan, tetapi juga kerusakan jaringan di lapisan yang lebih dalam.
Salah satu penyebab utama bekas jerawat sulit hilang adalah tingkat peradangan yang tinggi. Jerawat yang merah, nyeri, atau bernanah menandakan inflamasi berat. Semakin dalam peradangan terjadi, semakin besar kemungkinan kulit mengalami gangguan produksi melanin atau kerusakan kolagen, yang kemudian muncul sebagai noda gelap atau bekas cekungan.
Faktor produksi melanin berlebih juga berperan besar. Setelah peradangan, kulit memicu mekanisme perlindungan dengan memproduksi pigmen melanin lebih banyak. Inilah yang menyebabkan munculnya bekas jerawat kehitaman atau kecokelatan, terutama pada kulit yang lebih sensitif terhadap hiperpigmentasi pasca-inflamasi.
Proses regenerasi kulit yang melambat turut membuat bekas jerawat bertahan lama. Seiring bertambahnya usia, stres, kurang tidur, atau pola makan yang tidak seimbang, kemampuan kulit memperbarui sel menurun. Akibatnya, sel kulit yang rusak membutuhkan waktu lebih lama untuk tergantikan oleh sel baru yang sehat.
Kebiasaan memencet jerawat sering memperparah kondisi. Tekanan pada jerawat merusak jaringan di sekitarnya dan meningkatkan risiko infeksi. Hal ini memperluas area kerusakan kulit, sehingga bekas jerawat menjadi lebih gelap, lebih dalam, dan lebih sulit diperbaiki secara alami.
Paparan sinar matahari tanpa perlindungan juga memperlambat pemudaran bekas jerawat. Sinar ultraviolet merangsang produksi melanin dan menghambat proses penyembuhan kulit. Tanpa sunscreen, bekas jerawat akan semakin menggelap meski rutin menggunakan produk pencerah.
Tidak semua bekas jerawat memiliki karakter yang sama. Bekas kemerahan, kehitaman, dan bekas bopeng memiliki mekanisme penyembuhan yang berbeda. Produk skincare umumnya efektif untuk noda ringan, tetapi bekas jerawat yang melibatkan kerusakan struktur kulit membutuhkan waktu lebih lama atau penanganan khusus.
Ketidaksesuaian produk skincare sering menjadi penyebab hasil yang tidak optimal. Menggunakan terlalu banyak bahan aktif sekaligus justru dapat merusak skin barrier, memicu iritasi, dan memperlambat proses pemulihan bekas jerawat.

Bekas jerawat sulit memudar karena melibatkan peradangan, gangguan pigmen, kerusakan kolagen, dan faktor gaya hidup. Kunci perbaikannya bukan hanya pada skincare, tetapi juga pada kesabaran, konsistensi, perlindungan dari sinar matahari, serta kebiasaan merawat kulit dengan cara yang tepat.

Tags:
Kesehatan wajah Gen Z dan kewaspadaan perawatan kulit Bekas jerawat

Komentar Pengguna