Dekomposisi adalah proses pemecahan atau penguraian suatu benda menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
Proses ini umumnya terjadi di alam sebagai bagian dari siklus alami yang membantu dalam penguraian bahan organik menjadi unsur-unsur yang lebih sederhana.
Dekomposisi seringkali terjadi pada tumbuhan, hewan mati, dan sisa-sisa organisme lainnya yang terurai oleh mikroorganisme seperti bakteri dan jamur.
Salah satu contoh dekomposisi yang paling umum adalah pembusukan tumbuhan. Ketika daun atau ranting jatuh ke tanah, mikroorganisme mulai menguraikan bahan organik di dalamnya menjadi zat-zat sederhana seperti karbon, nitrogen, dan fosfor.
Proses ini penting dalam menyediakan nutrisi bagi tanaman baru dan menjaga kesuburan tanah.
Namun, dekomposisi juga dapat terjadi pada benda-benda buatan manusia.
Misalnya, sampah organik seperti sisa makanan di tong sampah akan mengalami dekomposisi oleh mikroorganisme, meskipun proses ini biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama karena kandungan kimia buatan dalam makanan.
Tidak hanya dalam alam, dekomposisi juga memiliki peran penting dalam bidang ilmu kimia. Dalam kimia, dekomposisi bisa mengacu pada pembongkaran senyawa kimia menjadi komponen-komponen yang lebih sederhana.
Contohnya adalah saat air (H2O) dipecah menjadi unsur-unsur pembentuknya, oksigen (O2) dan hidrogen (H2) menggunakan elektrolisis.
Dalam seni musik, dekomposisi juga dapat diartikan sebagai proses analisis suatu karya musik yang memecahnya menjadi unsur-unsur dasar seperti melodi, harmoni, dan ritme. Melalui dekomposisi, seseorang dapat lebih memahami struktur dan komposisi musik tersebut.
Seiring perkembangan teknologi, proses dekomposisi juga dapat dilakukan secara buatan. Contohnya adalah teknik dekomposisi image dalam pengolahan citra digital.
Dengan menggunakan algoritma tertentu, sebuah gambar dapat dipecah menjadi bagian-bagian kecil (pixel) untuk kemudian dianalisis dan diolah lebih lanjut.
Dekomposisi juga dapat diterapkan dalam ilmu matematika, seperti dalam teorema dekomposisi spektral untuk operator linear pada ruang Hilbert.
Konsep ini membantu dalam memahami sifat-sifat operator linier dan memecahnya menjadi komponen-komponen yang lebih sederhana untuk analisis lebih lanjut.
Dalam kehidupan sehari-hari, dekomposisi juga dapat diterapkan dalam pengelolaan proyek dan pemecahan masalah.
Dengan memecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah diatasi, seseorang dapat lebih efektif dalam menyelesaikan tugas-tugas kompleks.
Dalam dunia bisnis, dekomposisi dapat diterapkan dalam analisis biaya yang terdiri dari biaya-biaya variabel dan tetap.
Dengan memecah biaya-biaya tersebut, perusahaan dapat lebih mudah mengidentifikasi pengeluaran mana yang dapat dikurangi untuk meningkatkan efisiensi operasional.