Keboncinta.com-- Kesempatan untuk meneruskan langkah pendidikan tinggi ke luar negeri melalui program beasiswa fully funded kini semakin terbuka lebar bagi pelajar Indonesia.
Berbagai beasiswa internasional tidak hanya menanggung biaya kuliah hingga lulus, tetapi juga memberikan fasilitas kursus bahasa sebagai bagian dari dukungan akademik bagi penerimanya.
Skema beasiswa dengan pelatihan bahasa ini menjadi solusi ideal bagi calon mahasiswa yang belum sepenuhnya menguasai bahasa negara tujuan.
Jepang dan Korea Selatan menjadi dua negara favorit karena menyediakan program persiapan bahasa yang terstruktur sebelum mahasiswa memasuki perkuliahan reguler.
Salah satu beasiswa paling populer dari Jepang adalah MEXT Scholarship yang diselenggarakan oleh Pemerintah Jepang.
Baca Juga: 4 Sekolah Unik di Indonesia, dari Tradisi Adat hingga Terapung di Air
Program ini menawarkan pembiayaan penuh berupa pembebasan biaya kuliah di universitas Jepang, tunjangan hidup bulanan, tiket pesawat pulang-pergi, serta kursus bahasa Jepang sebelum masa studi dimulai.
Dengan dukungan tersebut, penerima beasiswa memiliki waktu adaptasi yang memadai untuk mengenal sistem pendidikan dan budaya akademik Jepang.
Selain MEXT, terdapat Mitsui Bussan Scholarship yang diperuntukkan khusus bagi lulusan SMA. Beasiswa ini menyediakan fasilitas kuliah gratis, tunjangan hidup, tiket pesawat, serta kursus bahasa Jepang selama kurang lebih satu setengah tahun.
Masa persiapan yang cukup panjang ini dirancang agar peserta benar-benar siap secara bahasa maupun akademik sebelum memulai pendidikan sarjana.
Dari Korea Selatan, Global Korea Scholarship (GKS) menjadi salah satu program beasiswa unggulan yang paling diminati mahasiswa internasional.
Baca Juga: Enam Sekolah Adat Indonesia, Benteng Pelestari Budaya yang Nyaris Punah
Beasiswa yang dikelola oleh National Institute for International Education ini mencakup biaya kuliah penuh, tunjangan hidup bulanan, tiket pesawat, serta program kursus bahasa Korea selama satu tahun sebelum perkuliahan dimulai.
Program bahasa tersebut memberikan fondasi yang kuat bagi mahasiswa asing yang baru pertama kali menempuh studi di Korea.
Selain GKS, pemerintah Korea Selatan bersama sejumlah universitas ternama juga menyediakan beasiswa dengan dukungan pembelajaran bahasa.
Korean Government Scholarship Program (KGSP) menyertakan kursus bahasa Korea sebagai bagian dari skema bantuan pendidikan.
Sementara itu, kampus-kampus unggulan seperti GIST dan KAIST menawarkan beasiswa penuh, terutama untuk bidang sains dan teknologi, lengkap dengan berbagai fasilitas penunjang bagi mahasiswa internasional.
Baca Juga: Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Resmi Dibuka, Dilakukan Melalui Sekolah
Secara umum, terdapat banyak pilihan beasiswa yang dikenal memberikan kuliah gratis sekaligus dukungan pembelajaran bahasa.
Di antaranya adalah MEXT Scholarship dan Mitsui Bussan Scholarship dari Jepang, serta Global Korea Scholarship, KGSP, GIST Scholarship, KAIST International Student Scholarship, Yonsei University Global Scholarship, Hanyang University International Scholarship, Seoul National University Scholarship, hingga K-Arts AMA+ Scholarship dari Korea Selatan.
Ragam program tersebut membuka peluang besar bagi pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri tanpa harus menanggung biaya kuliah secara mandiri.
Dengan adanya fasilitas kursus bahasa, mahasiswa dapat beradaptasi secara bertahap sekaligus meningkatkan kemampuan linguistik yang dibutuhkan selama masa studi.
Meski proses seleksi beasiswa fully funded tergolong ketat dan kompetitif, program-program ini tetap menjadi pilihan strategis bagi generasi muda.
Baca Juga: Ancaman Siber Meningkat, 48 Persen Anak dan Remaja Pernah Alami Penipuan Online
Selain memperkuat kompetensi akademik, pengalaman belajar di luar negeri juga memberikan bekal kemampuan bahasa asing dan wawasan global yang semakin penting di tengah persaingan global.***