Kisah Tamu dan Sepotong Roti Kadaluarsa
Suatu hari, seorang tamu datang ke rumah Malik. Malik hanya punya sepotong roti kering yang bahkan tak layak disebut makanan. Namun ia tetap menyambut dengan ramah dan berkata:
"Engkau tamu istimewa, karena Allah-lah yang mengutusmu untuk melihat betapa miskinnya aku."
Tamu itu pun terharu sekaligus tersenyum. Malik tidak merasa malu dengan kemiskinannya. la justru melihatnya sebagai karunia-sebab dengan miskin, hatinya lebih dekat pada Allah.