Keboncinta.com-- Kementerian Agama (Kemenag) akhirnya resmi mengukuhkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang baru bergabung sebagai bagian dari upaya penguatan layanan dan tata kelola di lingkungan Kemenag.
Pelantikan yang berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi ini menjadi fase awal perjalanan karir para pegawai yang kini resmi bergabung dalam keluarga besar Kementerian Agama.
Pengukuhan ini disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, bersama para pejabat eselon I dan II. Dalam arahannya, Sekjen memberikan pesan motivasi dan penegasan mengenai pentingnya peran PPPK, meskipun berstatus paruh waktu.
Dalam sambutannya, Kamaruddin Amin menyampaikan apresiasi atas bergabungnya para pegawai baru yang akan memperkuat layanan kementerian. Ia menegaskan bahwa status paruh waktu tidak boleh mengurangi semangat maupun etos kerja.
“Welcome aboard, selamat datang di pesawat Kementerian Agama. Mari kita bersama-sama merawat dan menjaga peran kita. Tugas kita adalah memberikan yang terbaik sesuai kapasitas kita,” ujarnya.
Sekjen menekankan bahwa setiap pegawai, tanpa melihat status kepegawaian, tetap memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi optimal.
Ia mengimbau agar para PPPK tidak merasa bahwa status paruh waktu menjadi alasan untuk bekerja seadanya.
Selanjutnya, Kamaruddin juga menyinggung bahwa perjalanan karir sering kali di luar dugaan. Ia mencontohkan pengalamannya sendiri, yang tidak pernah membayangkan akan menjabat sebagai Sekjen satu dekade lalu.
“Takdir sudah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa. Tugas kita adalah bekerja keras, terus belajar, bekerja ikhlas, dan bekerja secara profesional,” jelasnya.
Pesan ini menjadi penyemangat bagi ribuan PPPK Paruh Waktu yang dikukuhkan agar terus mengembangkan kapasitas diri dan tetap membuka peluang karir di masa mendatang.
Pengukuhan ini melibatkan berbagai satuan kerja Kemenag, mulai dari unit pusat hingga layanan teknis di daerah. Ribuan pegawai resmi bergabung pada tahun ini, memperkuat berbagai bidang pelayanan keagamaan dan administrasi.
Momentum ini disebut sebagai langkah strategis Kemenag dalam upaya peningkatan kualitas layanan publik, terutama dalam menghadapi kebutuhan masyarakat yang semakin luas dan beragam.
Di akhir arahannya, Sekjen berharap agar pelantikan ini menjadi titik awal yang baik bagi para pegawai untuk tumbuh bersama Kemenag.
“Ini adalah fase awal dalam proses perjalanan karir Anda. Insya Allah akan ada fase-fase berikutnya. Mari bekerja keras, menjaga komitmen, dan bersama-sama berkontribusi untuk Kementerian Agama dan untuk Indonesia,” pungkasnya.
Baca Juga: Empat Hari di Indonesia, Ratu Máxima Fokus pada Transformasi Keuangan Inklusif
Dengan semangat profesionalisme dan pengabdian, PPPK Paruh Waktu diharapkan dapat menjadi bagian dari transformasi layanan Kemenag menuju birokrasi yang semakin responsif, humanis dan kompeten.***