Dari Teori ke Praktik: Membuat Pembelajaran di Kelas Lebih Bermakna

Dari Teori ke Praktik: Membuat Pembelajaran di Kelas Lebih Bermakna

12 September 2025 | 09:06

Keboncinta.com-- Dalam kegiatan pembelajaran di kelas, siswa mendapatkan materi berupa teori maupun praktik. Pertanyaannya, manakah yang paling disukai siswa? Sebagian besar menganggap teori membosankan karena terlalu banyak mencatat dan mendengar ceramah guru. Sebaliknya, praktik sering kali lebih disukai karena membuat mereka aktif. Padahal, keduanya sama-sama penting.

Teori merupakan dasar pengetahuan yang wajib dimiliki siswa. Namun, tanpa praktik, ilmu tersebut sulit diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Karena itu, teori harus dikenalkan terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan praktik agar pemahaman siswa lebih mendalam.

Praktik di kelas membuat siswa lebih aktif, tidak hanya pasif mendengar atau mencatat. Contohnya, pada pelajaran Bahasa Indonesia kelas XII tentang surat lamaran pekerjaan, guru bisa memulai dengan teori: pengertian, ciri-ciri, sistematika, dan bahasa yang digunakan. Setelah itu, siswa diajak menulis surat lamaran yang baik dan benar serta melakukan simulasi wawancara. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang bisa mereka gunakan di masa depan.

Menggabungkan teori dan praktik memberikan banyak manfaat:

  1. Membuat siswa lebih termotivasi dan antusias belajar.
  2. Mengasah keterampilan berpikir kritis dan kreatif.
  3. Membantu mereka menyiapkan diri menghadapi tantangan dunia nyata.

Jadi, teori tanpa praktik terasa sia-sia. Dalam pembelajaran, siswa tidak hanya perlu tahu apa yang dipelajari, tetapi juga bagaimana cara menerapkannya. Jika kamu seorang pendidik, lakukanlah keduanya secara seimbang agar kelas menjadi lebih bermakna.

Tags:
pendidikan Guru dan Siswa Teori dan Praktik Metode Pembelajaran

Komentar Pengguna