Sejarah
Admin

Dari Bubuk Mesiu ke Senapan Modern: Jejak Panjang Sejarah Penemuan Senjata Api

Dari Bubuk Mesiu ke Senapan Modern: Jejak Panjang Sejarah Penemuan Senjata Api

06 November 2025 | 16:52

Keboncinta.com-- Kisah sejarah tentang suatu penemuan selalu menarik untuk diikuti, seperti halnya tentang penemuan senjata api yang memiliki kisah panjang tentang inovasi, peperangan, dan kemajuan teknologi manusia.

Dari penemuan awal bubuk mesiu di Tiongkok hingga munculnya senjata modern berpresisi tinggi, evolusi senjata api mencerminkan perubahan besar dalam cara manusia bertahan hidup dan berperang antara satu sama lain.

Asal-usul senjata api berawal sekitar abad ke-9 M di Tiongkok, ketika para alkemis Dinasti Tang menemukan bubuk mesiu (gunpowder) secara tidak sengaja saat mencari ramuan keabadian.

Campuran sederhana dari belerang, arang, dan kalium nitrat (sendawa) ini terbukti sangat mudah terbakar dan menghasilkan ledakan besar.

Baca Juga: Menag dan Dubes Selandia Baru Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Ekonomi Umat

Pada awalnya, bubuk mesiu digunakan untuk kembang api dan bahan peledak dalam upacara keagamaan.

Akan tetapi, pada abad ke-10 M, Tiongkok mulai menggunakannya untuk tujuan militer, sehingga melahirkan senjata awal seperti bambu berisi mesiu yang menembakkan panah atau pecahan logam, dikenal sebagai "fire lance" (tombak api).

Kemudian dalam perkembangannya, teknologi bubuk mesiu menyebar ke dunia Islam melalui jalur perdagangan Jalur Sutra, lalu mencapai Eropa pada abad ke-13 M.

Bangsa Arab dikenal memainkan peran penting dalam menyempurnakan penggunaan bubuk mesiu dalam peperangan.

Baca Juga: Kemenag Kucurkan Rp191 Miliar untuk Rehabilitasi Madrasah dan KUA Terdampak Bencana

Ketika tiba di Eropa, inovasi berkembang pesat. Pada abad ke-14 M, muncul senjata seperti meriam (cannon) dan hand cannon, bentuk paling awal dari senjata api genggam. Inggris, Prancis, dan Italia menjadi pelopor dalam pengembangan senjata berbasis logam yang lebih kuat dan akurat.

Selanjutnya, perkembangan besar terjadi pada abad ke-15 hingga ke-17, dengan ditemukannya mekanisme kunci sumbu (matchlock), yang kemudian disusul oleh kunci roda (wheellock) dan kunci batu (flintlock). Inovasi ini memungkinkan penembak menyalakan mesiu secara lebih aman dan efisien.

Memasuki abad ke-19, revolusi industri mengubah segalanya. Ditemukannya peluru logam, senapan laras putar (rifle), dan revolver menjadikan senjata api lebih cepat, ringan, dan presisi. Merek legendaris seperti Colt, Winchester, dan Remington muncul sebagai simbol inovasi teknologi senjata.

Baca Juga: The Wonder of Harmony 2025: Gerakan Toleransi yang Menyatukan Keberagaman Indonesia

Saat ini, senjata api telah berkembang menjadi alat berteknologi tinggi yang dilengkapi sistem otomatis, optik digital, hingga sensor pintar.

Meski penggunaannya banyak diatur secara ketat, peran senjata api tetap signifikan dalam bidang militer, pertahanan, hingga olahraga menembak.

Sejarah panjang senjata api membuktikan bahwa teknologi selalu berkembang seiring kebutuhan manusia, baik untuk pertahanan diri, kekuasaan, maupun inovasi industri.***

Tags:
Sejarah Internasional Penelitian Sejarah

Komentar Pengguna