Keboncinta.com-- Anak yang lahir ke dunia tentunya mempunyai kepribadiannya masing-masing. Ada yang cerewet, mudah bergaul, dan terlihat penuh energi. Ada pula yang pendiam, senang menyendiri, dan lebih menikmati suasana tenang.
Dua tipe karakter yang sering muncul dan banyak diperbincangkan adalah introvert dan ekstrovert.
Hal penting untuk dipahami sejak awal: tidak ada kepribadian yang lebih baik atau buruk. Mengetahui karakter anak justru membantu orang tua menyesuaikan pola asuh agar kebutuhan emosional dan sosial mereka terpenuhi dengan baik.
Apa Bedanya Introvert dan Ekstrovert pada Anak?
Introvert adalah anak yang senang menghabiskan waktu sendiri atau dalam situasi tenang. Mereka biasanya berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara, dan merasa nyaman ketika energi sosialnya tidak terkuras.
Sebaliknya, ekstrovert mendapatkan energi dari interaksi sosial. Mereka aktif, senang berbicara, dan cenderung mengekspresikan diri secara terbuka di hadapan orang lain.
Penting dicatat, introvert bukan berarti pemalu atau antisosial, dan ekstrovert tidak selalu percaya diri atau berani. Ini hanyalah perbedaan cara anak mengisi energi dan mengekspresikan diri.
Ciri-ciri Anak Introvert:
Baca Juga: PAUDQu Siap Jadi Lembaga Formal? Kemenag Dorong Penguatan Regulasi hingga RUU Sisdiknas
Ciri-ciri Anak Ekstrovert:
Tips Mengasuh Berdasarkan Kepribadian
Untuk Anak Introvert:
Baca Juga: Menghadapi Skeptisisme Diri: Jejak Psikologis Perjalanan Ruhani Al-Ghazali
Untuk Anak Ekstrovert:
Menurut American Psychological Association (APA), memahami temperamen anak membantu orang tua membangun hubungan yang lebih positif serta mendukung perkembangan emosional mereka secara optimal.
Tidak ada kepribadian yang “lebih unggul” antara introvert dan ekstrovert. Yang terpenting adalah bagaimana orang tua menerima, mendampingi, dan memfasilitasi kebutuhan anak sesuai karakter alaminya.
Baca Juga: Digital Detox: Cara Sederhana Mengistirahatkan Pikiran di Era Scroll tanpa Henti
Saat anak merasa dipahami, mereka akan tumbuh menjadi pribadi percaya diri, bahagia, dan mampu mengekspresikan diri dengan cara yang paling nyaman bagi mereka—apapun tipe dan karakternya.***