Berita
Admin

BGN Pastikan MBG 2026 Serentak Nasional Mulai 8 Januari, Ini Tahap Persiapannya

BGN Pastikan MBG 2026 Serentak Nasional Mulai 8 Januari, Ini Tahap Persiapannya

28 Desember 2025 | 20:13

Keboncinta.com-- Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 akan dijalankan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia mulai 8 Januari 2026.

Program strategis ini dirancang untuk memperkuat ketahanan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan dan peserta didik.

Sebelum pelaksanaan penuh dimulai, BGN menetapkan lima hari masa persiapan nasional guna memastikan seluruh sistem layanan berjalan optimal, aman, dan sesuai standar.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa tahap persiapan menjadi kunci agar program dapat berjalan lancar tanpa kendala di lapangan.

Masa persiapan MBG dijadwalkan pada 2, 3, 5, 6, dan 7 Januari 2026. Dalam periode ini, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah diwajibkan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum kembali memberikan layanan secara normal.

Baca Juga: Kunci Produktivitas Sehari-hari: Cara Cerdas Mengelola Waktu dan Energi

Fokus persiapan meliputi kesiapan dapur produksi, kelancaran sistem distribusi, ketersediaan dan kesiapan tenaga pelaksana, serta penguatan standar keamanan dan kebersihan pangan.

BGN menekankan pentingnya higienitas makanan agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

BGN juga memberi ruang fleksibilitas bagi sekolah-sekolah yang ingin tetap menerima MBG selama masa libur. Selama pihak sekolah dan penerima manfaat menyatakan kesiapan, layanan tetap dapat diberikan tanpa paksaan.

Di akhir tahun 2025, program MBG tetap berjalan pada 26, 27, 29, 30, dan 31 Desember, dengan prioritas utama diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Kebijakan ini bertujuan menjaga kesinambungan pemenuhan gizi bagi kelompok yang paling membutuhkan.

Baca Juga: Jangan Khawatir! Nilai TKA Belum Jadi Syarat SNBP 2026, Kemendiktisaintek Beri Penjelasan Resmi

Sementara itu, bagi peserta didik, layanan MBG selama libur sekolah bersifat opsional. Tidak ada kewajiban bagi siswa untuk hadir ke sekolah hanya demi menerima makanan bergizi.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, kembali menegaskan bahwa distribusi MBG selama libur sekolah tidak bersifat memaksa dan bukan bertujuan menghabiskan anggaran.

Orang tua atau keluarga dapat mengambil makanan jika diperlukan, dan sekolah juga berhak menolak layanan selama liburan.

BGN memahami bahwa peningkatan gizi membutuhkan konsistensi jangka panjang, namun tetap mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah.

Oleh karena itu, menu MBG selama liburan dapat disesuaikan dan disalurkan dalam bentuk makanan kering sesuai permintaan sekolah.

Baca Juga: Skema Gaji Tunggal ASN Kian Matang, Ini Arah Baru Penghasilan PNS dan PPPK

Dengan persiapan matang dan pendekatan fleksibel, pelaksanaan MBG 2026 diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat Indonesia.***

Tags:
SPPG Kebon Cinta Makan Bergizi Gratis MBG BGN

Komentar Pengguna