Pendidikan
Rahman Abdullah

Benarkah Jurusan Teknik Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Soal Nama Baru “Rekayasa”

Benarkah Jurusan Teknik Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Soal Nama Baru “Rekayasa”

19 Mei 2026 | 17:00

Keboncinta.com-- Perubahan istilah program studi teknik di perguruan tinggi belakangan menjadi sorotan setelah pemerintah menetapkan nomenklatur baru dengan menggunakan istilah “rekayasa”.

Kebijakan ini memunculkan berbagai pertanyaan, terutama dari mahasiswa dan calon mahasiswa yang khawatir jurusan teknik akan dihapus dari kampus.

Namun, perubahan tersebut sejatinya tidak berarti program studi teknik menghilang. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi hanya melakukan penyesuaian nama akademik guna menyelaraskan sistem pendidikan tinggi dengan perkembangan global.

Baca Juga: Kemenag Terapkan Sistem Merit, ASN Berpeluang Naik Jabatan Berdasarkan Kinerja

Nama Berubah, Program Studi Tetap Ada

Aturan mengenai perubahan nomenklatur ini tertuang dalam keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tahun 2025 terkait penamaan program studi pendidikan akademik dan profesi mulai jenjang sarjana hingga doktoral.

Dalam kebijakan tersebut, istilah “rekayasa” ditetapkan sebagai nomenklatur resmi untuk menggantikan sejumlah program studi teknik. Misalnya:

  • Teknik Sipil berubah menjadi Rekayasa Sipil
  • Teknik Mesin menjadi Rekayasa Mesin
  • Teknik Elektro berubah menjadi Rekayasa Elektro

Langkah ini disebut sebagai upaya penyelarasan istilah akademik agar lebih relevan dengan standar internasional berbasis engineering.

Baca Juga: Dam Haji 2026 Bisa Dilakukan di Indonesia? Ini Penjelasan Terbaru Pemerintah yang Bikin Jamaah Tenang

Kampus Tetap Bisa Gunakan Nama “Teknik”

Meski pemerintah telah menetapkan nomenklatur resmi, perguruan tinggi tetap diberikan fleksibilitas untuk mempertahankan istilah “teknik” apabila dinilai masih sesuai dengan kebutuhan akademik dan identitas institusi.

Sebagai contoh, Institut Teknologi Bandung masih mempertahankan nama teknik pada mayoritas program studi lama. Meski demikian, beberapa jurusan baru telah menggunakan istilah rekayasa, seperti Rekayasa Pertanian.

Hal serupa juga diterapkan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Kampus tersebut tetap memakai istilah teknik pada prodi yang telah lama berjalan, sementara nama rekayasa lebih banyak digunakan untuk program baru seperti kecerdasan artifisial dan rekayasa perangkat lunak.

Baca Juga: Pengumuman KOPDES Merah Putih 2026 Dibuka, Begini Cara Cek Hasil Seleksinya

Penyesuaian Global Dunia Pendidikan Tinggi

Perubahan nomenklatur ini dinilai sebagai bagian dari modernisasi sistem pendidikan tinggi Indonesia agar lebih sejalan dengan istilah akademik internasional.

Dengan penggunaan istilah rekayasa, pemerintah berharap lulusan perguruan tinggi Indonesia memiliki keterhubungan yang lebih kuat dengan standar pendidikan global, tanpa menghilangkan esensi keilmuan teknik itu sendiri.

Artinya, mahasiswa tidak perlu khawatir. Jurusan teknik tetap ada dan tidak dihapus, hanya mengalami penyesuaian nama akademik agar lebih relevan dengan perkembangan dunia pendidikan modern.***

Tags:
pendidikan Jurusan Kuliah Kampus

Komentar Pengguna