TentangGuru.com-- Program Beasiswa LPDP STEM Industri Strategis menjadi salah satu skema pendanaan pendidikan yang masih jarang diketahui masyarakat, meski menawarkan manfaat yang sangat besar.
Beasiswa ini memberikan dukungan pembiayaan menyeluruh bagi calon mahasiswa jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) yang ingin mendalami bidang-bidang strategis pembangunan nasional.
Mengacu pada informasi resmi LPDP yang dirilis Kamis (22/1/2026), program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi langsung dalam penguatan industri strategis Indonesia.
Melalui skema ini, LPDP mendorong lahirnya inovasi, peningkatan daya saing, serta kemandirian bangsa di berbagai sektor vital.
Baca Juga: Wajib Halal Berlaku Pertengahan Oktober 2026, Kemenag Dorong Ekosistem Industri Halal Nasional
Beasiswa LPDP STEM Industri Strategis memfokuskan pengembangan keahlian pada delapan sektor utama, yaitu kesehatan, ketahanan pangan, transformasi digital, hilirisasi industri, pertahanan, material maju dan manufaktur, energi, serta kemaritiman.
Selain itu, LPDP juga membuka kesempatan bagi bidang pendukung seperti kebijakan publik, hukum, bisnis, ekonomi, kewirausahaan, hingga industri kreatif.
Khusus jalur kewirausahaan dan industri kreatif, pendaftar diwajibkan memenuhi persyaratan tambahan yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan bidang yang dipilih.
Program ini terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari pendaftar umum, CPNS dan PNS, anggota TNI dan Polri, hingga peserta dari jalur afirmasi.
Baca Juga: Skema dan Jadwal TKA 2026 Resmi Ditetapkan, Ini Panduan Lengkap dari Kemendikdasmen
Jalur afirmasi mencakup Putra-Putri Papua, wilayah afirmasi, kelompok prasejahtera, serta penyandang disabilitas, dengan ketentuan khusus yang telah ditetapkan LPDP.
Salah satu daya tarik utama program ini terletak pada skema pembiayaannya yang sangat komprehensif.
LPDP menyediakan dua komponen pembiayaan utama, yaitu dana pendidikan dan dana pendukung. Dana pendidikan meliputi biaya pendaftaran, uang kuliah, bantuan buku, riset tesis atau disertasi, seminar internasional, serta publikasi jurnal bereputasi.
Sementara itu, dana pendukung mencakup biaya transportasi, pengurusan visa, asuransi kesehatan, dana kedatangan, biaya hidup bulanan, hingga tunjangan keluarga bagi penerima beasiswa jenjang doktor.
Selain pendanaan penuh, LPDP juga menawarkan skema pendanaan parsial. Pada skema ini, pembiayaan dilakukan secara bersama antara LPDP dan penerima beasiswa.
Baca Juga: Guru Wajib Tahu, Sinkronisasi Ruang GTK ke E-Kinerja BKN Tentukan Kenaikan Pangkat
Pendaftar dari kategori umum maupun ASN, TNI, dan Polri dapat memilih apakah LPDP menanggung dana pendidikan atau dana pendukung sesuai kesepakatan sejak awal pendaftaran.
Program Beasiswa LPDP STEM Industri Strategis terbuka bagi Warga Negara Indonesia lulusan D4 atau S1 untuk jenjang S2, serta lulusan S2 atau dokter spesialis untuk jenjang S3.
LPDP juga menyediakan jalur doktor langsung bagi lulusan D4 atau S1 dengan persyaratan tambahan, termasuk kewajiban memiliki Letter of Acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi tujuan.
LPDP menegaskan bahwa pelamar tidak diperkenankan mengambil beasiswa pada jenjang pendidikan yang sama dengan pendidikan sebelumnya.
Untuk jenjang doktor, prioritas diberikan kepada pendaftar yang menyertakan dukungan promotor serta topik riset yang relevan dengan kebutuhan institusi atau industri.
Baca Juga: Polemik Hukum Kasus Kuota Haji, Unsur Kerugian Negara Dinilai Belum Jelas
Lebih dari sekadar program kuliah gratis, Beasiswa LPDP STEM Industri Strategis merupakan investasi jangka panjang negara dalam mencetak inovator, peneliti, dan pemimpin masa depan.
Dengan fokus pada sektor-sektor strategis, para penerima beasiswa diharapkan mampu menjadi penggerak utama transformasi Indonesia menuju bangsa yang mandiri dan berdaya saing global.
Bagi kamu yang berencana melanjutkan studi S2 atau S3 sekaligus ingin memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional, program ini layak menjadi salah satu pilihan utama pendaftaran tahun ini.***