Keboncinta.com-- Badan Gizi Nasional (BGN) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dapur dan pelayanan gizi bagi para penerima manfaat program pemerintah.
Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan koordinasi dan evaluasi yang melibatkan 120 dapur Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) di wilayah kabupaten dan kota Cirebon. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 07 Desember 2025 di Ballroom Hotel Aston Cirebon.
Salah satu unit pelayanan yang turut hadir adalah SPPG Kebon Cinta Ciwaringin. Kehadirannya tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai bagian dari upaya serius dalam meningkatkan kualitas dapur berbasis standar pelayanan yang lebih baik.
Kepala SPPG Kebon Cinta Ciwaringin, Muhammad Komando Yudha, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena melihatnya sebagai momentum untuk membangun dapur yang ideal, berstandar, dan lebih profesional.
Menurut Yudha, kegiatan koordinasi dan evaluasi idealnya dilaksanakan secara berkala agar setiap kepala SPPG dapat terus belajar dan melakukan perbaikan berkelanjutan.
“Kegiatan ini idealnya dilaksanakan secara berkala agar kami-kami sebagai kepala SPPG bisa terus belajar dan memperbaiki kualitas dapur dan kualitas pelayanan kepada para penerima manfaat,” tegas Yudha yang tampak mengikuti agenda dari awal hingga akhir dengan penuh antusias.
SPPG Kebon Cinta Ciwaringin sendiri merupakan dapur Makan Bergizi Gratis yang berada di Komplek Pesantren Wirausaha Kebon Cinta, tepatnya di Jalan Urip Sumoharjo 18 Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.
Dapur ini memiliki peran strategis dalam pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan peserta didik.
Baca Juga: Syekh Al-Issa Puji Indonesia sebagai Teladan Kerukunan Umat Beragama di Dunia
Setidaknya terdapat lebih dari 3.000 penerima manfaat yang mendapatkan layanan dari SPPG ini, termasuk ibu hamil, anak PAUD, TK, RA, SD, MI, SMP, hingga siswa madrasah Aliyah di wilayah Kecamatan Ciwaringin.
Keberadaan dapur ini bukan hanya menjadi solusi pemenuhan gizi, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap kesehatan dan perkembangan sumber daya manusia di tingkat lokal.
Melalui pelaksanaan evaluasi dan koordinasi rutin, BGN berharap setiap dapur SPPG dapat terus meningkatkan kualitas layanan, menerapkan standar kebersihan yang lebih baik, dan membangun kultur pelayanan gizi yang profesional, humanis, serta berdampak luas bagi masyarakat.***