keboncinta.com --- Maulid Nabi Muhammad SAW yang diperingati setiap 12 Rabiul Awal menjadi momen penting bagi umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah dan memperkuat ibadah. Peringatan ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi sarana untuk merenungkan nilai-nilai luhur yang beliau ajarkan.
Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur’an bahwa Rasulullah adalah teladan terbaik:
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”
(QS. Al-Ahzab: 21)
Berikut 7 cara meneladani Rasulullah SAW melalui Maulid Nabi yang bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari:
Rasulullah dikenal sebagai Al-Amin, orang yang jujur dan dapat dipercaya. Kejujuran beliau menjadi dasar keberhasilan dakwah dan hubungan sosial.
Hadis Rasulullah SAW:
“Hendaklah kalian berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga...”
(HR. Bukhari dan Muslim)
✅ Praktik sehari-hari:
Tidak menipu dalam jual beli
Menghindari sumpah palsu
Menepati janji
Momentum Maulid Nabi menjadi pengingat agar kita memperkuat kejujuran dalam keluarga, bisnis, dan pergaulan sosial.
Rasulullah adalah teladan kasih sayang, bahkan kepada musuhnya. Beliau memaafkan penduduk Mekah saat Fathu Makkah meskipun sebelumnya mereka memusuhinya.
Hadis Rasulullah SAW:
“Orang-orang yang penyayang akan disayangi oleh Allah Yang Maha Penyayang. Sayangilah penduduk bumi, niscaya kalian akan disayangi oleh penduduk langit.”
(HR. Tirmidzi)
✅ Cara mengamalkan:
Membantu sesama, terutama yatim dan dhuafa
Menjaga silaturahmi
Menghindari permusuhan
Kesabaran Rasulullah tampak jelas ketika beliau disakiti, namun tetap mendoakan kebaikan. Di Thaif, beliau dilempari batu hingga berdarah, tetapi beliau tidak membalas dendam.
Hadis Rasulullah SAW:
“Tidaklah seseorang diberi anugerah yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
✅ Cara meneladani:
Sabar menghadapi ujian hidup
Tidak mudah marah
Istiqamah dalam kebaikan
Meski seorang pemimpin besar, Rasulullah hidup sederhana, membantu pekerjaan rumah, dan makan bersama sahabatnya tanpa merasa lebih tinggi.
Hadis Rasulullah SAW:
“Barang siapa yang rendah hati karena Allah, maka Allah akan meninggikan derajatnya.”
(HR. Muslim)
✅ Implementasi:
Tidak pamer harta atau jabatan
Tidak merendahkan orang lain
Bersikap sopan dalam pergaulan
Rasulullah selalu berkata baik atau diam. Di era digital, ini juga berlaku dalam tulisan di media sosial.
Hadis Rasulullah SAW:
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
✅ Cara praktik:
Hindari fitnah dan ghibah
Tidak menyebar hoaks
Menggunakan kata-kata santun
Rasulullah sangat dermawan, selalu berbagi meskipun dalam kondisi terbatas.
Hadis Rasulullah SAW:
“Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
✅ Cara mengamalkan:
Sedekah sesuai kemampuan
Membantu tetangga yang kesulitan
Donasi untuk kegiatan sosial