Pendidikan
Rahman Abdullah

TKA 2026 Berubah Total! Soal Matematika SMK Kini Disesuaikan dengan Program Keahlian

TKA 2026 Berubah Total! Soal Matematika SMK Kini Disesuaikan dengan Program Keahlian

25 Juli 2026 | 12:05

Keboncinta.com-- Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 membawa perubahan penting bagi peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Salah satu kebijakan terbaru yang menjadi perhatian adalah penyesuaian materi Matematika berdasarkan program keahlian yang dipelajari siswa selama menempuh pendidikan.

Melalui kebijakan ini, Kemendikdasmen ingin menghadirkan sistem asesmen yang lebih relevan dengan karakter pendidikan vokasi. Artinya, kemampuan yang diukur tidak lagi sebatas penguasaan teori Matematika, tetapi juga bagaimana peserta mampu menerapkan konsep tersebut sesuai bidang keahlian yang mereka tekuni.

Baca Juga: Banyak Operator Masih Keliru, Ini Ketentuan Mata Pelajaran PJOK pada Program Kebekerjaan Luar Negeri di Dapodik 2027

Materi Matematika Disusun Berdasarkan Program Keahlian

Berbeda dengan peserta SMA yang mengerjakan soal Matematika dengan materi yang seragam, peserta SMK akan menghadapi soal yang disesuaikan dengan rumpun keahlian masing-masing.

Penyesuaian ini bertujuan agar hasil asesmen dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kemampuan siswa dalam mengaplikasikan Matematika pada bidang pekerjaan maupun kompetensi vokasi yang dipelajari selama di sekolah.

Dengan pendekatan tersebut, TKA diharapkan mampu mencerminkan kesiapan lulusan SMK menghadapi dunia kerja maupun jenjang pendidikan berikutnya.

Tiga Kelompok Konteks Matematika dalam TKA 2026 SMK

Untuk mendukung pelaksanaan asesmen yang lebih relevan, Kemendikdasmen membagi materi Matematika ke dalam tiga kelompok berdasarkan rumpun program keahlian.

1. Teknik, Rekayasa, dan Kesehatan

Peserta dari rumpun ini akan mengerjakan soal yang menitikberatkan pada penerapan Matematika dalam bidang teknik, rekayasa, dan layanan kesehatan.

Materi yang diujikan mencakup kemampuan melakukan analisis, menyelesaikan persoalan teknis, melakukan berbagai perhitungan, serta menerapkan konsep Matematika pada situasi yang sering dijumpai di dunia industri maupun kesehatan.

Baca Juga: Fitur Baru Dapodik 2027 Ini Sering Disalahpahami Operator SMK, Simak Aturannya

2. Akuntansi, Bisnis, Manajemen, dan Ekonomi

Bagi siswa yang berasal dari bidang bisnis dan ekonomi, materi Matematika disusun agar selaras dengan kompetensi yang dibutuhkan dalam sektor tersebut.

Soal akan banyak berkaitan dengan analisis data, perhitungan keuangan, statistik terapan, hingga berbagai konsep Matematika yang mendukung aktivitas bisnis, manajemen, dan ekonomi.

3. Seni, Pariwisata, dan Pekerjaan Sosial

Kelompok ini memperoleh soal dengan konteks yang lebih dekat dengan bidang kreatif serta pelayanan masyarakat.

Penerapan Matematika diarahkan pada kebutuhan industri seni, pengelolaan usaha pariwisata, perencanaan layanan, hingga analisis sederhana yang berkaitan dengan pekerjaan sosial.

Asesmen Lebih Selaras dengan Pendidikan Vokasi

Pembagian materi berdasarkan program keahlian menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan TKA di jenjang SMK.

Melalui pendekatan ini, asesmen tidak hanya mengukur pemahaman konsep dasar, tetapi juga kemampuan peserta menerapkan Matematika dalam berbagai situasi nyata yang berkaitan dengan bidang keahlian mereka.

Dengan demikian, hasil TKA diharapkan lebih mampu menggambarkan kompetensi lulusan pendidikan vokasi secara menyeluruh.

Baca Juga: Ketentuan Mata Pelajaran Bahasa Asing pada Program Kebekerjaan Luar Negeri di Dapodik 2027

Framework Resmi Menjadi Pedoman Sekolah

Untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut, Kemendikdasmen telah menerbitkan framework atau kerangka asesmen resmi.

Dokumen ini menjadi acuan bagi guru dalam memahami ruang lingkup materi yang akan diujikan sehingga proses pembelajaran dapat diarahkan sesuai kompetensi yang diharapkan.

Selain itu, framework juga membantu sekolah mempersiapkan peserta didik secara lebih sistematis tanpa harus berorientasi pada latihan soal semata.

Persiapan Peserta Harus Lebih Spesifik

Dengan adanya penyesuaian materi berdasarkan jurusan, siswa SMK perlu menyusun strategi belajar yang lebih terarah.

Selain menguasai konsep dasar Matematika, peserta juga dianjurkan memperbanyak latihan soal yang berkaitan dengan penerapan Matematika sesuai bidang keahlian masing-masing. Cara ini akan membantu siswa lebih siap menghadapi karakter soal yang akan muncul pada TKA 2026.

Penerapan materi Matematika berdasarkan rumpun keahlian menjadi salah satu pembaruan penting dalam pelaksanaan TKA 2026 bagi peserta SMK. Kebijakan ini menunjukkan komitmen Kemendikdasmen untuk menghadirkan asesmen yang lebih sesuai dengan karakter pendidikan vokasi sekaligus kebutuhan dunia kerja.

Baca Juga: Kemendikdasmen Perkuat Pendataan Program Kebekerjaan Luar Negeri melalui Dapodik 2027

Dengan memahami pembagian tiga kelompok konteks Matematika, memanfaatkan framework resmi sebagai acuan belajar, serta mempersiapkan diri sesuai program keahlian, peserta SMK akan memiliki peluang lebih besar untuk mengikuti TKA 2026 dengan optimal dan memperoleh hasil yang benar-benar mencerminkan kompetensi yang dimiliki.***

Tags:
pendidikan TKA 2026 TKA Matematika

Komentar Pengguna