Keboncinta.com-- Kabar terbaru mengenai rekrutmen CPNS guru 2027 mulai mendapat perhatian dari kalangan guru dan lulusan perguruan tinggi. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan sekitar 139.000 formasi CPNS guru sebagai tahap awal pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik di Indonesia.
Rencana tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mengatasi kekurangan guru yang masih terjadi di berbagai daerah. Berdasarkan keterangan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani, kebutuhan guru secara nasional mencapai sekitar 464.856 orang.
Pemenuhan kebutuhan tersebut dirancang tidak dilakukan sekaligus. Pemerintah menyusun skema pengadaan secara bertahap selama tiga tahun dengan pembagian sekitar 30 persen, 30 persen, dan 40 persen. Dengan pola tersebut, tahap awal berada di kisaran 139 ribu formasi.
Baca Juga: Guru PAI Bersiap Ikuti PPG Daljab 2026, Pelaksanaan Dimulai Oktober dan Data SIAGA Jadi Perhatian
Rencana CPNS guru 2027 tersebut menjadi bagian pertama dari upaya memenuhi total kebutuhan tenaga pendidik yang telah dipetakan pemerintah.
Jika mengacu pada angka kebutuhan 464.856 guru dan porsi awal sekitar 30 persen, jumlah formasi yang disiapkan berada di kisaran 139 ribu. Kekurangan yang belum terpenuhi kemudian akan dilanjutkan pada dua tahap berikutnya sesuai pembagian yang telah direncanakan.
Dengan demikian, pemenuhan kebutuhan guru dilakukan melalui perencanaan beberapa tahun, bukan hanya melalui satu kali proses rekrutmen.
Kemendikdasmen juga menyebutkan bahwa kuota sekitar 139 ribu tersebut sudah mencakup kebutuhan tenaga pendidik untuk Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Salah satu informasi yang menjadi perhatian adalah cakupan peserta seleksi. Menurut Nunuk Suryani, rekrutmen CPNS formasi guru direncanakan terbuka bagi masyarakat yang memenuhi ketentuan umum untuk menjadi PNS.
Artinya, kesempatan tersebut tidak hanya ditujukan kepada guru yang saat ini sudah mengajar. Guru honorer yang memenuhi persyaratan, lulusan baru S1/D-IV, maupun peserta yang telah menyelesaikan PPG dapat mengikuti seleksi sesuai ketentuan yang nantinya ditetapkan pemerintah.
Kemendikdasmen juga menyampaikan bahwa kepemilikan sertifikasi atau pengalaman mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) tidak disebut sebagai syarat wajib untuk mengikuti seleksi tersebut. Nunuk menjelaskan bahwa peserta yang belum mengikuti PPG tetap dapat mengikuti proses seleksi, sementara mereka yang sudah mengikuti PPG disebut akan mendapatkan prioritas.
Karena itu, lulusan S1/D-IV yang berminat menjadi guru maupun guru non-ASN perlu mencermati ketentuan resmi ketika pengumuman seleksi 2027 diterbitkan.
Baca Juga: Jadwal PPG Daljab PAI 2026 Mulai Oktober, Guru Perlu Pastikan Syarat Kepesertaan Terpenuhi
Meski angka sekitar 139 ribu telah disampaikan sebagai gambaran kuota tahap awal, rincian formasi belum seluruhnya dijelaskan kepada publik.
Pembagian berdasarkan provinsi atau daerah, jenjang pendidikan, mata pelajaran, serta persyaratan khusus masih perlu menunggu informasi resmi dari pemerintah.
Karena itu, angka 139 ribu sebaiknya dipahami sebagai bagian dari rencana pemenuhan kebutuhan guru, bukan sebagai rincian final setiap formasi yang nantinya tersedia untuk pelamar.
Pemerintah sebelumnya juga telah menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan guru dilakukan secara bertahap. Kemendikdasmen menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari penataan kebutuhan guru yang lebih terencana.
Rencana rekrutmen CPNS guru juga berkaitan dengan penataan karier guru ASN. Kemendikdasmen sebelumnya menyampaikan bahwa mulai 2027, guru PPPK paruh waktu mendapat kesempatan mengikuti proses untuk menjadi PPPK penuh waktu.
Pada saat yang sama, guru yang sudah berstatus PPPK penuh waktu diberikan kesempatan mengikuti seleksi CPNS. Pelaksanaannya tetap mengikuti persyaratan, kebutuhan formasi, dan mekanisme yang ditetapkan pemerintah.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penataan status kepegawaian guru secara bertahap, bersamaan dengan upaya pemerintah memenuhi kebutuhan tenaga pendidik yang masih besar.
Baca Juga: Ada Pembaruan Dapodik LKP 2026, Operator Kursus Perlu Segera Cek Data
Rencana pembukaan sekitar 139 ribu formasi CPNS guru 2027 memberikan gambaran mengenai arah kebijakan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan tenaga pendidik nasional.
Namun, calon pelamar tetap perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui persyaratan lengkap, jadwal pendaftaran, pembagian formasi, ketentuan dokumen, serta mekanisme seleksi.
Bagi guru honorer, lulusan S1/D-IV, maupun lulusan PPG yang berminat mengikuti seleksi, informasi resmi dari pemerintah akan menjadi acuan utama sebelum melakukan pendaftaran.
Dengan kebutuhan guru nasional yang diperkirakan mencapai 464.856 orang, pemerintah merancang pemenuhannya secara bertahap dalam tiga tahun. Tahap awal direncanakan sekitar 139 ribu formasi, sedangkan rincian kebutuhan masing-masing wilayah dan bidang pendidikan masih menunggu ketetapan lebih lanjut.***