Berita
Hilmi An Naufal

Pertukaran Pelajar Gratis ke Amerika Serikat Dibuka untuk Siswa SMA, SMK dan MA, Tutup 15 September

Pertukaran Pelajar Gratis ke Amerika Serikat Dibuka untuk Siswa SMA, SMK dan MA, Tutup 15 September

10 September 2026 | 18:25

KEBONCINTA.COM – Kamis, 10 September 2026 – Pelajar Indonesia yang ingin merasakan sekolah di Amerika Serikat masih mempunyai kesempatan mendaftar Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study atau YES Program untuk semester musim semi 2027.

Pendaftaran dibuka pada 5 September dan akan ditutup 15 September 2026.

Artinya calon peserta kini hanya mempunyai beberapa hari untuk menyelesaikan pendaftaran.

Program tersebut dibuka melalui Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta dan Yayasan Bina Antarbudaya.

YES Program merupakan program pertukaran pelajar yang didukung U.S. Department of State.

Peserta terpilih akan menjalani program selama satu semester di Amerika Serikat, mulai Januari sampai Juni 2027.

Selama berada di AS, siswa tidak hanya mengikuti kegiatan belajar.

Mereka akan tinggal bersama keluarga angkat atau host family dan bersekolah seperti pelajar lokal.

Peserta juga dapat mengikuti aktivitas ekstrakurikuler serta mengenal kehidupan masyarakat Amerika secara langsung.

Program dirancang untuk membangun pemahaman antarbudaya dan kemampuan kepemimpinan.

Peserta Indonesia juga mempunyai peran sebagai perwakilan budaya.

Mereka tidak hanya belajar mengenai Amerika Serikat, tetapi juga memperkenalkan budaya serta kehidupan masyarakat Indonesia kepada keluarga angkat dan lingkungan sekolah.

Pengalaman tersebut membuat program pertukaran berbeda dari wisata biasa.

Peserta tinggal cukup lama sehingga harus menjalani rutinitas sehari-hari seperti siswa setempat.

Mereka harus beradaptasi dengan pola sekolah, bahasa, lingkungan keluarga serta budaya yang mungkin sangat berbeda dengan Indonesia.

Salah satu persyaratan penting adalah peserta merupakan siswa SMA, SMK atau MA yang tinggal dan masih bersekolah di Indonesia ketika melakukan pendaftaran.

Calon peserta juga harus berkomitmen kembali dan melanjutkan pendidikan di Indonesia setelah program selesai.

Program musim semi kali ini mempunyai kriteria usia dan kelas yang cukup spesifik.

Informasi pendaftaran menyebut sasaran antara lain siswa yang lahir pada rentang yang ditentukan penyelenggara serta berada pada jenjang sekolah yang memenuhi syarat.

Karena itu calon peserta sebaiknya tidak hanya berpatokan pada informasi singkat di media sosial.

Panduan seleksi resmi perlu dibaca untuk memastikan tanggal lahir dan posisi kelas benar-benar sesuai.

Aspek akademik juga menjadi pertimbangan.

Peserta diharapkan mempunyai prestasi belajar yang baik dan tidak mempunyai nilai gagal.

Keaktifan di luar kelas turut diperhatikan.

Prestasi akademik maupun nonakademik serta keterlibatan dalam kegiatan sekolah atau masyarakat dapat membantu menunjukkan kualitas calon peserta.

Program pertukaran internasional membutuhkan siswa yang dapat membawa dirinya dengan baik di lingkungan baru.

Kemampuan beradaptasi menjadi penting.

Peserta akan tinggal jauh dari orang tua selama beberapa bulan.

Host family dapat mempunyai kebiasaan, aturan rumah dan pola kehidupan yang berbeda.

Karena itu siswa harus mempunyai kedewasaan dan kemampuan komunikasi yang cukup.

Bahasa Inggris tentu menjadi salah satu kemampuan penting.

Peserta akan menjalani proses belajar dan kehidupan sehari-hari menggunakan bahasa Inggris.

Namun calon pendaftar tidak sebaiknya langsung menyerah hanya karena merasa kemampuan bahasa Inggris belum sempurna.

Seleksi melihat berbagai aspek dan program pertukaran sendiri menjadi kesempatan untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa.

Yang penting adalah peserta mempunyai kemampuan untuk berkomunikasi dan kemauan belajar.

Peserta juga harus memenuhi persyaratan untuk mendapatkan visa J-1 Amerika Serikat.

Terdapat beberapa ketentuan terkait status kewarganegaraan dan keluarga.

Pendaftar tidak boleh memiliki paspor Amerika Serikat atau lahir di Amerika Serikat sesuai syarat program.

Terdapat pula pembatasan tertentu apabila anggota keluarga bekerja pada institusi yang terkait penyelenggaraan YES.

Calon peserta harus mengikuti tahapan seleksi dari Yayasan Bina Antarbudaya.

Pendaftaran awal dilakukan secara daring.

Setelah itu, peserta yang memenuhi persyaratan mengikuti proses seleksi lanjutan sesuai jadwal.

Karena waktu pendaftaran relatif singkat, siswa sebaiknya segera memeriksa dokumen.

Jangan menunggu sampai malam terakhir 15 September.

Kendala kecil seperti lupa password email, file tidak dapat diunggah atau dokumen belum tersedia dapat membuat pendaftaran tidak selesai tepat waktu.

Orang tua juga perlu dilibatkan sejak awal.

Mengikuti pertukaran selama satu semester berarti siswa akan tinggal bersama keluarga lain di luar negeri.

Dukungan dan pemahaman keluarga sangat dibutuhkan.

Orang tua dapat membantu mempersiapkan dokumen serta mendiskusikan kesiapan anak hidup jauh dari rumah.

Namun keinginan mengikuti program sebaiknya juga benar-benar berasal dari siswa.

Program ini membutuhkan komitmen yang tinggi.

Selama sekitar enam bulan peserta harus menjalani sekolah dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Jika siswa hanya mengikuti karena dorongan orang lain, proses adaptasi dapat menjadi lebih berat.

Sebaliknya, bagi siswa yang memang mempunyai rasa ingin tahu besar, kesempatan tersebut dapat memberikan pengalaman yang sulit diperoleh dari ruang kelas biasa.

Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana sistem sekolah bekerja di negara lain.

Peserta juga bertemu siswa dari latar belakang berbeda.

Kemampuan memahami budaya lain menjadi semakin penting di dunia yang terhubung secara global.

Pengalaman internasional dapat membangun kemandirian.

Hal sederhana seperti mengatur jadwal, menggunakan transportasi, berbicara dengan orang baru dan menyelesaikan persoalan sehari-hari dapat memberikan pembelajaran besar bagi seorang remaja.

YES Program sudah lama melibatkan pelajar Indonesia.

Alumni program kemudian membentuk jaringan yang dapat terus digunakan dalam kegiatan pendidikan maupun sosial setelah mereka kembali ke Tanah Air.

Peserta diharapkan tidak berhenti setelah mendapatkan pengalaman pribadi.

Pengetahuan dan pengalaman dapat dibagikan kepada teman sekolah dan masyarakat.

Hal tersebut sesuai dengan tujuan utama pertukaran budaya, yakni membangun hubungan antarwarga melalui generasi muda.

Bagi siswa SMA, SMK dan MA yang memenuhi persyaratan, periode 10–15 September menjadi waktu penting.

Pendaftaran YES Spring Semester 2027 hanya dibuka selama sekitar sepuluh hari.

Peserta yang terpilih nantinya akan berangkat pada Januari dan menjalani kehidupan sekolah di Amerika Serikat hingga Juni 2027.

Kesempatan seperti ini dapat menjadi pengalaman pendidikan besar bahkan sebelum seorang siswa memasuki perguruan tinggi.

Yang perlu dilakukan sekarang adalah memeriksa persyaratan secara teliti dan menyelesaikan pendaftaran melalui jalur resmi sebelum tenggat 15 September 2026.

Tags:
pendidikan

Komentar Pengguna