Keboncinta.com-- Kesempatan bagus bagi tenaga kependidikan akhirnya tiba. Pemerintah secara resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat 2025 dengan jumlah formasi yang jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabar ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor layanan pendidikan berbasis masyarakat mendapat perhatian serius dan sedang diperkuat secara sistematis.
Dalam pengumuman resminya, pemerintah merilis formasi besar yang tersedia, sekaligus jadwal lengkap proses seleksi.
Hal ini menunjukkan bahwa rekrutmen tahun ini disiapkan lebih transparan, terstruktur, dan memberi ruang yang lebih luas bagi tenaga kependidikan untuk berkembang sebagai aparatur profesional di lingkungan pendidikan.
Kementerian Sosial (Kemensos) mengalokasikan 3.003 formasi melalui seleksi PPPK Tendik Sekolah Rakyat 2025. Jumlah ini ditempatkan pada berbagai jabatan yang memegang peran vital bagi kelancaran layanan operasional pendidikan di lingkungan Sekolah Rakyat.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Stok Beras Tiga Kali Lipat Demi Jaminan Pangan di Daerah Bencana
Fokus utama rekrutmen adalah memperkuat dukungan teknis dan administratif, sehingga proses belajar dapat berlangsung optimal.
Formasi tersebut mencakup posisi Wali Asuh dan Wali Asrama sebagai Penata Layanan Operasional, Operator Sekolah dan Pengelola Keuangan sebagai Pengelola Layanan Operasional, serta Tenaga Administrasi sebagai Operator Layanan Operasional.
Pemerintah menargetkan tenaga-tenaga ini mampu mendukung operasional pendidikan secara menyeluruh, baik dari aspek manajerial maupun pelayanan dasar.
Selain Persyaratan Umum yang mengacu pada regulasi perundangan, seleksi ini juga mensyaratkan kriteria khusus, di antaranya:
Prioritas bagi PPPK paruh waktu yang telah memiliki Nomor Induk (NI).
Batas usia pelamar 20–50 tahun.
Kesediaan bekerja secara shift.
Diutamakan tinggal di asrama Sekolah Rakyat.
Persyaratan tersebut disusun agar posisi operasional dapat diisi oleh tenaga yang siap menjalankan sistem kerja penuh waktu dan berorientasi pengabdian.
Proses pendaftaran harus dilakukan melalui akun pelamar di laman resmi sscasn.bkn.go.id, dengan rangkaian tahapan seleksi yang cukup padat.
Pengumuman penerimaan dan pendaftaran dimulai pada 3–7 Desember 2025, diikuti seleksi administrasi pada 4–8 Desember 2025, dan hasilnya diumumkan 8–9 Desember 2025.
Tahapan sanggah berlangsung di pertengahan Desember sebelum memasuki Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT) pada 21–23 Desember 2025. Pengolahan hasil SKTT dilakukan pada 2–9 Januari 2026, dan pengumumannya dirilis pada 10–12 Januari 2026.
Tahap akhir mencakup masa sanggah, pengisian daftar riwayat hidup, pemberkasan (17–16 Januari 2026), dan usul penetapan NI PPPK pada 20–30 Januari 2026. Rangkaian panjang ini dirancang untuk memastikan proses seleksi berjalan terukur dan berkeadilan.
Dengan formasi besar, jadwal jelas, dan peluang karier yang lebih menjanjikan, seleksi PPPK Tendik Sekolah Rakyat 2025 menjadi momentum penting.
Para tenaga kependidikan kini dituntut bergerak cepat mempersiapkan berkas administrasi, kemampuan teknis, dan komitmen untuk menjadi bagian dari penguatan pendidikan nasional berbasis masyarakat.
Kesempatan karier ini bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga tentang keterlibatan langsung dalam memajukan pendidikan dan membangun generasi muda melalui layanan operasional yang efektif.***