Keboncinta.com-- Pembelajaran Bahasa Indonesia tidak dapat dipisahkan dari keterampilan berbahasa, salah satunya adalah membaca. Dalam setiap proses pembelajaran, siswa selalu dihadapkan dengan berbagai teks, baik teks fiksi maupun nonfiksi. Hal ini menjadikan kegiatan literasi sebagai bagian penting dan rutin dalam pelajaran Bahasa Indonesia.
Melalui kegiatan literasi yang dilakukan secara berkelanjutan, minat baca siswa diharapkan dapat tumbuh secara perlahan. Kebiasaan membaca yang terus dilatih akan membuat siswa semakin terbiasa berinteraksi dengan teks, memahami isi bacaan, serta memperkaya wawasan dan kosakata.
Tantangan dalam Kegiatan Literasi
Meskipun literasi memiliki peran penting, pelaksanaannya di kelas tidak selalu berjalan dengan mudah. Terdapat beberapa tantangan yang sering dirasakan oleh siswa saat melakukan kegiatan membaca, di antaranya:
Tantangan-tantangan tersebut kerap muncul dalam kegiatan literasi dan menjadi hambatan bagi siswa untuk menikmati proses membaca secara optimal.
Literasi Tidak Hanya Membaca
Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, literasi tidak hanya terbatas pada kegiatan membaca teks. Guru juga memiliki peran penting dalam mengarahkan siswa untuk mengembangkan keterampilan berbahasa lainnya, seperti berbicara.
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan meminta siswa menceritakan kembali isi teks yang telah dibaca di depan kelas. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih pemahaman siswa terhadap bacaan sekaligus menumbuhkan keberanian tampil di depan umum.
Menumbuhkan Keberanian dan Kepercayaan Diri
Dengan membiasakan siswa untuk menyampaikan kembali isi bacaan, siswa tidak hanya belajar memahami teks, tetapi juga belajar menyusun ide, berbicara dengan runtut, serta melatih kepercayaan diri. Perlahan, siswa akan terbiasa tampil di depan kelas dan tidak lagi merasa takut atau canggung.
Melalui kegiatan literasi yang dipadukan dengan latihan berbicara, pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih bermakna. Siswa tidak hanya menjadi pembaca yang baik, tetapi juga mampu mengekspresikan gagasan dan pendapatnya secara lisan dengan percaya diri.