Keboncinta.com-- Sekolah memegang peran utama dalam menumbuhkan budaya literasi. Guru dapat menjadi teladan dengan membiasakan membaca dan menulis, sehingga siswa ikut termotivasi. Agar lebih menarik, bacaan yang diberikan sebaiknya sesuai dengan minat siswa, misalnya novel, cerita pendek, dongeng, atau legenda. Setelah membaca, siswa bisa diminta menuliskan kembali isi cerita untuk melatih pemahaman dan keterampilan menulis.
Selain itu, sekolah juga perlu menyediakan fasilitas pendukung, seperti perpustakaan yang lengkap dan nyaman. Buku-buku bacaan, baik pelajaran maupun nonpelajaran, harus tersedia agar siswa tertarik berkunjung. Pembiasaan sederhana seperti membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai juga efektif dalam menanamkan budaya literasi.
Strategi Menarik Minat Siswa
Agar program literasi berjalan dengan baik, sekolah bisa menerapkan berbagai strategi, antara lain:
Pertanyaannya, apakah di sekolahmu sudah ada strategi menarik yang membuat siswa gemar membaca?
Tantangan dalam Membangun Budaya Literasi
Meski sudah banyak upaya dilakukan, ada beberapa tantangan yang masih dihadapi. Misalnya, kurangnya minat baca siswa meskipun telah diberikan kebebasan memilih bacaan. Selain itu, keterbatasan fasilitas, seperti buku yang tidak lengkap atau akses internet yang terbatas, juga menjadi kendala. Tidak kalah penting, ketergantungan pada gadget membuat siswa lebih sering membuka media sosial dibanding membaca buku.
Solusi dan Harapan ke Depan
Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah dapat menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis literasi. Misalnya, memanfaatkan buku digital (e-book) atau aplikasi membaca yang mudah diakses. Guru juga bisa merekomendasikan platform literasi digital yang bermanfaat. Tentunya, dukungan dari semua pihak sekolah, guru, orang tua, dan pemerinta sangat diperlukan agar budaya literasi dapat berjalan dengan baik.
Budaya literasi di sekolah bukan hanya sekadar program, tetapi investasi penting bagi masa depan siswa. Dengan literasi, siswa tidak hanya pandai membaca dan menulis, tetapi juga mampu berpikir kritis, bijak memilih informasi, dan siap menghadapi tantangan di kemudian hari.