Keboncinta.com-- Kementerian Agama (Kemenag) terus lakukan upaya meningkatkan kesejahteraan guru, salah satunya melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Sebanyak 18.520 guru madrasah mata pelajaran agama melapor diri untuk mengikuti PPG Dalam Jabatan Angkatan III 2025. Jumlah tersebut mendekati kuota penuh sebanyak 18.625 guru.
“Artinya hanya tersisa 105 guru yang belum lapor diri,” terang Direktur GTK Madrasah Kementerian Agama, Fesal Musaad, Kamis (11/9/2025).
Menurut Direktur GTK Madrasah Kemenag, Fesal Musaad, terdapat beberapa penyebab sebagian kecil guru belum melapor. Di antaranya kurang aktif memantau akun pada aplikasi emisgtk.kemenag.go.id, ketidaksesuaian antara ijazah dan mata pelajaran yang diampu, hingga kendala teknis seperti izin atasan atau jadwal kegiatan lain yang berbenturan.
Perlu diketahui, PPG Angkatan III untuk mapel agama ini dilaksanakan di 46 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Terdiri atas 36 UIN, 9 IAIN, dan 1 universitas swasta, seluruhnya sudah terakreditasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, M. Arskal Salim GP, menambahkan bahwa UIN Sunan Gunung Djati Bandung ditunjuk sebagai koordinator pelaksana PPG 2025.
“Sebagai koordinator, UIN Bandung memastikan proses PPG di 46 LPTK berjalan lancar, terkoordinasi, dan selaras dengan komitmen Kemenag meningkatkan kualitas guru madrasah dan guru Pendidikan Agama,” jelas Arskal.
Ditegaskan kembali oleh Kemenag bahwa komitmen pemerintah untuk memberikan kesempatan yang luas bagi guru madrasah dalam meningkatkan kompetensi profesional dan mendukung peningkatan mutu pendidikan agama secara nasional.***