Berita
Rahman Abdullah

Daftar Penerima MBG Berubah, 1.653 Sekolah Dicoret karena Alasan Ini

Daftar Penerima MBG Berubah, 1.653 Sekolah Dicoret karena Alasan Ini

12 September 2026 | 12:57

Keboncinta.com-- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian setelah Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pembaruan terhadap data satuan pendidikan yang masuk dalam cakupan program.

Dalam proses pemutakhiran tersebut, terdapat 1.653 satuan pendidikan yang dikeluarkan dari daftar penerima MBG. Penyesuaian ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi terhadap data penerima manfaat agar pelaksanaan program dapat disesuaikan dengan kondisi dan ketentuan yang berlaku.

Perubahan daftar penerima membuat sekolah yang sebelumnya tercatat dalam program perlu kembali mengecek status masing-masing. Pemutakhiran data penting diperhatikan agar sekolah mengetahui apakah masih masuk dalam cakupan penerima MBG atau mengalami perubahan setelah proses evaluasi.

Baca Juga: Cara Menerapkan Pembelajaran STEM agar Siswa Terampil Berpikir Kritis

Mengapa 1.653 Sekolah Dikeluarkan dari Daftar MBG?

Kepala BGN Sudaryono menjelaskan bahwa perubahan data penerima dilakukan berdasarkan evaluasi terhadap kemampuan finansial sekolah.

Pemetaan tersebut mempertimbangkan sekolah yang dinilai memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan secara lebih mandiri. Dengan pertimbangan tersebut, terdapat beberapa kelompok satuan pendidikan yang dikeluarkan dari daftar penerima program.

Salah satunya adalah sekolah swasta berstandar internasional yang memiliki basis pembiayaan relatif kuat dan mampu mengelola kebutuhan operasional secara mandiri.

Kelompok berikutnya adalah sekolah yang menjalin kerja sama dengan lembaga tertentu, baik institusi nasional maupun internasional. Kemampuan pembiayaan dan dukungan yang dimiliki menjadi bagian dari pertimbangan dalam pemutakhiran data.

Selain itu, terdapat sekolah yang tidak menerima Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah. Kelompok tersebut juga masuk dalam pemetaan yang dilakukan BGN dalam proses penyesuaian penerima manfaat.

Baca Juga: Indeks Dapodik Sekolah Perlu Dicek, Ini Cara Memantau dan Memperbaiki Data

Pemutakhiran Data Dilakukan Bersama Lintas Kementerian

Penyesuaian daftar penerima MBG bukan sekadar mengurangi jumlah satuan pendidikan. Proses tersebut merupakan bagian dari pendataan terpadu yang dilakukan BGN bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Agama (Kemenag).

Pendataan mencakup berbagai jenis satuan pendidikan, mulai dari sekolah negeri dan swasta hingga madrasah dan pesantren.

Dari total lebih dari 580.000 satuan pendidikan yang masuk dalam cakupan pendataan, lebih dari 340.000 sekolah telah menerima manfaat MBG. Sementara itu, sekitar 240.000 satuan pendidikan masih berada dalam daftar tunggu untuk perluasan alokasi program.

Data tersebut menunjukkan bahwa cakupan MBG masih terus berkembang. Karena itu, pemutakhiran data diperlukan agar perluasan program dapat dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan di masing-masing wilayah.

Sekolah dalam Daftar Tunggu Tidak Otomatis Mendapat MBG

BGN juga menegaskan bahwa satuan pendidikan yang belum memperoleh alokasi MBG tidak serta-merta langsung mendapatkan program setelah mengajukan permohonan.

Setiap pengajuan perlu melalui proses investigasi dan pemetaan kondisi wilayah terlebih dahulu. Tahapan tersebut diperlukan untuk mengetahui kebutuhan serta menentukan prioritas dalam perluasan cakupan program.

Dengan demikian, pengajuan dari sekolah yang masih berada dalam daftar tunggu tetap harus mengikuti proses yang ditetapkan. BGN akan melakukan penilaian sebelum menentukan alokasi program.

Pendekatan tersebut ditujukan agar perluasan MBG tidak hanya berdasarkan jumlah pengajuan, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan yang dinilai mendesak di berbagai daerah.

Baca Juga: Jadwal TPG September 2026: Ini Tahapan Validasi hingga Pencairan Tunjangan Guru

Sekolah Perlu Mengecek Kembali Status Penerima MBG

Adanya pemutakhiran data membuat sekolah perlu memperhatikan informasi terbaru mengenai status penerima MBG. Sekolah yang sebelumnya tercatat sebagai penerima sebaiknya memastikan kembali bahwa data yang dimiliki sesuai dengan hasil pendataan terbaru.

Hal yang sama perlu diperhatikan oleh satuan pendidikan yang masih menunggu alokasi. Pengajuan program tidak secara otomatis menjamin sekolah langsung memperoleh manfaat karena terdapat proses pemetaan dan investigasi sebelum penetapan.

Pemutakhiran data pada akhirnya menjadi bagian penting dalam menjaga agar Program Makan Bergizi Gratis dapat diberikan kepada satuan pendidikan sesuai sasaran dan kebutuhan.

Dengan data yang terus diperbarui, BGN bersama kementerian terkait dapat melakukan pemetaan penerima sekaligus menentukan arah perluasan program secara lebih terukur.***

Tags:
Makan Bergizi Gratis MBG BGN

Komentar Pengguna