Keboncinta.com-- Pendataan peserta didik baru menjadi bagian penting yang perlu diselesaikan sekolah setelah proses penerimaan siswa berlangsung. Salah satu data yang harus diperhatikan adalah Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
Dalam proses pemutakhiran data, operator sekolah terkadang menemukan kondisi ketika NISN siswa sudah diterbitkan melalui VervalPD, tetapi nomor tersebut belum terlihat pada aplikasi Dapodik.
Situasi tersebut dapat menimbulkan pertanyaan, terutama ketika sekolah sedang memastikan kelengkapan administrasi peserta didik baru. Namun, NISN yang belum muncul di Dapodik tidak serta-merta berarti terjadi kesalahan pada data siswa.
Baca Juga: PPG 2026 Jadi Jalan Penguatan Profesionalisme 25.442 Guru, Ini Kompetensi yang Dikembangkan
Perbedaan waktu antara munculnya NISN di VervalPD dan tampilnya data pada Dapodik dapat terjadi karena proses pertukaran serta pembaruan data antarsistem tidak selalu berlangsung secara bersamaan.
Data dari sistem pusat perlu melalui proses tertentu sebelum dapat terbaca pada sistem yang digunakan sekolah. Karena itu, operator tidak disarankan langsung melakukan perubahan secara manual hanya karena NISN belum terlihat di Dapodik.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menjalankan sinkronisasi Dapodik secara berkala. Melalui proses tersebut, pembaruan data dari pusat dapat ditarik ke sistem sekolah sesuai mekanisme yang tersedia.
Dengan demikian, sekolah sebaiknya memberikan waktu bagi sistem untuk memperbarui data sebelum mengambil langkah lanjutan.
Ketika NISN telah diterbitkan di VervalPD, tetapi belum tampil di Dapodik, operator dapat terlebih dahulu memastikan bahwa proses sinkronisasi sudah dilakukan.
Sinkronisasi menjadi bagian penting dalam pemutakhiran data karena membantu memperbarui informasi yang tersimpan di sistem sekolah. Operator juga perlu memastikan proses tersebut berjalan dengan baik dan tidak terdapat kendala lain pada aplikasi.
Langkah ini penting untuk mengurangi risiko kesalahan akibat penginputan ulang data yang sebenarnya sudah tersedia di sistem pusat.
Baca Juga: Kemendikdasmen Fasilitasi 32.828 Guru Kuliah S-1/D-4, Ini Jalur Selanjutnya
Apabila sinkronisasi telah dilakukan secara berkala tetapi NISN masih belum tampil, sekolah dapat mempertimbangkan pengisian secara manual sesuai mekanisme yang tersedia.
Pada tahap ini, operator harus bekerja dengan sangat teliti. Data NISN sebaiknya disalin berdasarkan informasi resmi yang tercantum di VervalPD, kemudian dimasukkan ke kolom yang sesuai pada Dapodik.
Ketelitian menjadi hal utama karena kesalahan satu digit saja dapat memengaruhi keakuratan administrasi peserta didik.
Pengisian manual tersebut juga perlu dilakukan sesuai ketentuan dan mekanisme aplikasi. Karena proses ini hanya dilakukan pada kondisi tertentu, operator sebaiknya memeriksa kembali setiap angka sebelum menyimpan perubahan.
Perbedaan tampilan data antara VervalPD dan Dapodik tidak selalu menunjukkan adanya masalah pada NISN maupun identitas peserta didik.
Sekolah perlu memahami bahwa pembaruan data antarsistem dapat berlangsung secara bertahap. Karena itu, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah memastikan data pada VervalPD benar, kemudian melakukan sinkronisasi Dapodik secara berkala.
Jika setelah proses tersebut NISN tetap belum terbaca, barulah operator dapat mengikuti prosedur alternatif yang diperbolehkan untuk memperbarui data.
Baca Juga: 1.653 Sekolah Dicoret dari Daftar MBG, Ini Alasan dan Ketentuan Penerimaannya
Dengan memahami alur tersebut, sekolah tidak perlu panik ketika NISN peserta didik baru sudah terbit di VervalPD tetapi belum langsung muncul di Dapodik. Yang terpenting adalah menjaga ketelitian, mengikuti mekanisme pemutakhiran data, dan memastikan seluruh informasi peserta didik tetap akurat.***