PPL MAHASISWA
Azzahra Esa Nabila

PPL di Era AI, Tantangan Baru bagi Calon Guru Masa Kini

PPL di Era AI, Tantangan Baru bagi Calon Guru Masa Kini

14 Juli 2026 | 14:00

Keboncinta.com-- Menjalani Program Pengalaman Lapangan (PPL) kini terasa berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu. Jika dahulu mahasiswa lebih banyak berlatih menyampaikan materi di depan kelas, sekarang mereka juga harus menghadapi perubahan besar yang dibawa oleh kecerdasan buatan atau AI. Banyak siswa telah terbiasa menggunakan teknologi untuk mencari jawaban, membuat rangkuman, bahkan menyelesaikan tugas sekolah. Perubahan ini membuat ruang kelas berkembang menjadi lingkungan belajar yang jauh lebih dinamis. Akibatnya, mahasiswa PPL tidak lagi cukup hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga perlu memahami bagaimana teknologi memengaruhi cara belajar peserta didik.
Kehadiran AI mengubah kebiasaan siswa dalam memperoleh informasi. Jika sebelumnya guru menjadi sumber utama pengetahuan, kini siswa dapat menemukan berbagai jawaban hanya dalam hitungan detik melalui perangkat digital. Kondisi ini bukan berarti peran guru menjadi berkurang. Justru sebaliknya, guru memiliki tanggung jawab yang semakin penting untuk membantu siswa memahami informasi, membedakan fakta dari opini, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Dalam situasi seperti ini, mahasiswa PPL perlu belajar bahwa mengajar bukan lagi sekadar menjelaskan isi buku, melainkan membimbing siswa agar mampu menggunakan teknologi secara cerdas dan bertanggung jawab.
Di sisi lain, AI juga membuka peluang baru dalam proses pembelajaran. Mahasiswa PPL dapat memanfaatkannya untuk mencari inspirasi metode mengajar, membuat media pembelajaran yang lebih menarik, menyusun soal latihan, atau merancang aktivitas kelas yang lebih interaktif. Dengan bantuan teknologi, guru memiliki lebih banyak pilihan untuk menciptakan suasana belajar yang sesuai dengan karakter peserta didik masa kini. Namun, semua itu tetap membutuhkan kreativitas dan penyesuaian. AI dapat memberikan ide, tetapi hanya guru yang memahami kondisi kelas dan kebutuhan setiap siswa.
Tantangan terbesar sebenarnya bukan terletak pada kecanggihan teknologi, melainkan pada kemampuan manusia untuk beradaptasi. Mahasiswa PPL perlu belajar bahwa teknologi tidak harus dipandang sebagai ancaman. Sebaliknya, AI dapat menjadi alat yang memperkuat proses pembelajaran jika digunakan secara bijaksana. Yang terpenting adalah memastikan bahwa teknologi tidak menggantikan interaksi, empati, dan komunikasi yang menjadi inti dari pendidikan. Sebab, hubungan antara guru dan siswa tetap menjadi faktor utama yang membentuk pengalaman belajar yang bermakna.

Tags:
Tantangan Pelajar PPL SEMESTER 7 PPL MAHASISWA

Komentar Pengguna