Berita
Hilmi An Naufal

209 PNS Kemenhaj Lolos Administrasi, Ujian CACT Digelar 24–28 Agustus 2026

209 PNS Kemenhaj Lolos Administrasi, Ujian CACT Digelar 24–28 Agustus 2026

24 Agustus 2026 | 18:27

Keboncinta.com – Jakarta. Sebanyak 209 pendaftar dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dalam seleksi terbuka Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah.

Mereka berhak mengikuti tahap Computer Assisted Competency Test atau CACT yang dijadwalkan berlangsung pada 24–28 Agustus 2026.

Ujian diselenggarakan di sejumlah titik Kantor Regional dan Unit Penyelenggara Teknis Badan Kepegawaian Negara di berbagai wilayah Indonesia.

Peserta perlu memperhatikan lokasi serta waktu ujian masing-masing karena pelaksanaan tidak dipusatkan di satu tempat.

Peserta Wajib Mengikuti Pengumuman Terbaru

Kementerian Haji dan Umrah meminta peserta yang dinyatakan memenuhi syarat memeriksa daftar nama, jadwal, lokasi, dan ketentuan ujian melalui lampiran pengumuman resmi.

Langkah tersebut penting karena jadwal dalam pengumuman hasil administrasi merupakan informasi terbaru yang menjadi acuan peserta.

Pada saat seleksi pertama kali diumumkan pada Juni 2026, CACT sempat direncanakan berlangsung pada awal Agustus. Pengumuman terbaru kemudian mencantumkan pelaksanaan pada 24–28 Agustus 2026.

Peserta sebaiknya tidak hanya mengandalkan jadwal lama yang tersimpan atau beredar melalui grup percakapan. Perubahan waktu maupun lokasi harus dipastikan melalui portal resmi Kemenhaj dan dokumen panitia seleksi.

CACT Bukan Pengumuman Kelulusan Akhir

Kelulusan administrasi belum berarti peserta langsung memperoleh Jabatan Administrator atau Jabatan Pengawas.

CACT merupakan tahap penilaian kompetensi berbasis komputer yang digunakan dalam proses seleksi. Hasilnya menjadi salah satu dasar untuk menentukan peserta yang dapat melanjutkan sesuai tahapan dan ketentuan panitia.

Dalam rangkaian yang diumumkan sejak awal, seleksi mencakup pemeriksaan administrasi, CACT BKN, serta wawancara bagi peserta yang memenuhi kriteria.

Dengan demikian, 209 peserta tersebut masih harus mengikuti proses penilaian berikutnya. Penetapan akhir hanya dapat dilakukan setelah seluruh tahapan selesai dan hasil resmi diumumkan.

Peserta perlu memahami perbedaan antara memenuhi syarat administrasi, mengikuti tes kompetensi, dan dinyatakan terpilih untuk menduduki jabatan.

Seleksi Ditujukan bagi PNS Internal Kemenhaj

Seleksi ini bukan pembukaan CPNS atau PPPK untuk masyarakat umum. Proses tersebut ditujukan bagi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah yang memenuhi persyaratan untuk mengisi Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas.

Karena sifatnya merupakan seleksi jabatan internal, masyarakat perlu berhati-hati apabila menemukan informasi yang menyebut kegiatan tersebut sebagai lowongan ASN umum.

Pendaftaran untuk seleksi tersebut juga telah ditutup. Tahapan yang sedang berlangsung adalah penilaian terhadap peserta yang telah mendaftar dan dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi.

Kemenhaj Tegaskan Seleksi Tidak Dipungut Biaya

Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, menegaskan bahwa seleksi dijalankan berdasarkan prinsip meritokrasi, transparansi, objektivitas, akuntabilitas, dan kompetisi yang sehat.

Seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya. Peserta juga diingatkan untuk tidak mempercayai pihak yang mengaku dapat membantu atau menjanjikan kelulusan.

Tidak ada pihak di luar panitia yang dapat menjamin peserta memperoleh jabatan. Permintaan uang, hadiah, atau bentuk imbalan dengan alasan mengurus kelulusan patut dicurigai sebagai penipuan atau pelanggaran.

Apabila menemukan informasi mencurigakan, peserta sebaiknya melakukan konfirmasi melalui kanal resmi dan tidak menyerahkan data pribadi maupun dokumen kepegawaian kepada pihak yang tidak berwenang.

Sistem Merit Menjadi Dasar Pengisian Jabatan

Pelaksanaan seleksi terbuka menjadi bagian dari upaya menempatkan pegawai berdasarkan kompetensi, kualifikasi, integritas, dan kebutuhan organisasi.

Pengisian Jabatan Administrator dan Pengawas memiliki peran penting karena pejabat pada level tersebut menjadi penghubung antara kebijakan pimpinan dan pelaksanaan pelayanan di lapangan.

Di Kementerian Haji dan Umrah, kualitas pejabat juga akan memengaruhi konsolidasi organisasi serta pelayanan terhadap jemaah haji dan umrah.

Proses seleksi yang terukur diharapkan dapat menghasilkan pejabat yang tidak hanya memahami pekerjaan administratif, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, dan orientasi pelayanan publik.

Bagi 209 peserta yang memasuki tahap CACT, prioritas utama saat ini adalah mengikuti jadwal resmi, memahami ketentuan ujian, dan mempersiapkan diri tanpa tergiur tawaran pihak yang menjanjikan kelulusan.

Hasil tahapan selanjutnya tetap harus menunggu pengumuman resmi Kementerian Haji dan Umrah.

Tags:
Berita guru

Komentar Pengguna