Keboncinta.com-- Pernah membaca kalimat, “Kalau Allah mudahkan, nanti kamu lupa untuk berdoa.” Kalimat tersebut terdengar sederhana, tetapi mampu menyentuh hati banyak orang. Tanpa disadari, manusia memang sering memiliki kebiasaan yang sama. Ketika segala urusan berjalan lancar, rezeki terasa cukup, kesehatan terjaga, dan hidup dipenuhi kemudahan, doa perlahan mulai berkurang. Sebaliknya, saat menghadapi kesulitan, hati terasa lebih mudah tunduk dan lisan tidak pernah lelah memohon kepada Allah.
Di balik kalimat tersebut tersimpan makna yang dapat menjadi bahan renungan. Bukan berarti Allah tidak menyayangi hamba-Nya dengan menghadirkan kesulitan. Justru Allah mencintai hamba yang selalu mengingat dan memohon kepada-Nya. Doa bukan hanya dilakukan ketika sedang membutuhkan pertolongan, tetapi juga menjadi bentuk penghambaan, rasa syukur, dan kedekatan seorang hamba kepada Rabb-nya.
Sering kali, kesulitan membuat seseorang lebih menyadari bahwa dirinya memiliki banyak keterbatasan. Saat semua ikhtiar terasa belum membuahkan hasil, tidak ada tempat yang lebih menenangkan selain kembali kepada Allah. Dari sanalah seseorang belajar bersabar, memperbanyak doa, dan menggantungkan harapan hanya kepada-Nya. Tidak sedikit orang yang justru menjadi lebih dekat dengan Allah setelah melewati berbagai ujian dalam hidupnya.
Di sisi lain, kemudahan juga merupakan sebuah ujian. Ketika semua berjalan sesuai keinginan, seseorang bisa saja terlena dan merasa semuanya terjadi karena usahanya sendiri. Padahal, setiap nikmat yang dimiliki berasal dari Allah. Oleh karena itu, kemudahan seharusnya menjadi alasan untuk semakin banyak bersyukur, bukan menjadi penyebab lalai dalam beribadah dan berdoa.
Berdoa tidak seharusnya bergantung pada keadaan. Saat hidup terasa sulit, kita berdoa memohon jalan keluar. Ketika hidup dipenuhi kemudahan, kita tetap berdoa sebagai bentuk syukur dan memohon agar nikmat tersebut senantiasa dijaga. Dengan demikian, hubungan seorang hamba dengan Allah tidak hanya terjalin ketika sedang menghadapi ujian, tetapi juga saat menikmati berbagai karunia yang diberikan-Nya.
Maka, jika saat ini ada doa yang belum dikabulkan atau jalan yang masih terasa berat, jangan terburu-buru berprasangka buruk kepada Allah. Bisa jadi, Allah sedang mengajarkan kesabaran, menguatkan hati, atau ingin mendengar doa-doa yang terus dipanjatkan dengan penuh harap. Teruslah berikhtiar, bersabar, dan berdoa. Sebab, di balik setiap ketetapan Allah selalu ada hikmah yang mungkin belum mampu kita pahami hari ini.