JAKARTA — Kabar baik datang bagi mahasiswa yang sedang mencari kesempatan magang sekaligus ingin merasakan pengalaman bekerja di lingkungan kementerian.
Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi membuka program magang untuk mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Program magang kali ini membuka kesempatan pada bidang publikasi, dokumentasi, dan desain.
Mahasiswa dari semua jurusan dapat mengikuti seleksi, meski peserta yang berasal dari jurusan Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, maupun Fotografi disebut memiliki nilai tambah.
Program ini ditujukan terutama bagi mahasiswa yang memiliki mata kuliah wajib magang, Praktik Kerja Lapangan, KKL, job training, atau kegiatan sejenis yang menjadi bagian dari proses akademik maupun syarat kelulusan.
Peserta nantinya berkesempatan mendapatkan pengalaman langsung dalam pengelolaan komunikasi publik di lingkungan pemerintahan.
Mahasiswa dapat terlibat dalam pembuatan konten, dokumentasi berbagai kegiatan, produksi materi visual hingga pengelolaan informasi terkait program sains dan teknologi.
Program magang disebut mulai berjalan pada Oktober 2026 dan berlangsung selama sekitar empat bulan.
Calon peserta diharapkan mempunyai minat kuat terhadap media sosial, kreativitas digital serta pembuatan konten.
Kemampuan desain grafis, videografi dan fotografi juga menjadi kompetensi yang dibutuhkan.
Selain kemampuan teknis, mahasiswa diharapkan mampu bekerja secara mandiri maupun bersama tim.
Peserta juga diutamakan memiliki perangkat kerja pribadi sesuai bidang yang dikuasai.
Mahasiswa yang berdomisili di wilayah Jabodetabek turut mendapatkan prioritas karena sebagian kegiatan magang berkaitan dengan aktivitas kantor dan berbagai agenda Ditjen Saintek.
Untuk mengikuti seleksi, mahasiswa harus menyiapkan sejumlah dokumen.
Dokumen tersebut antara lain surat pengantar dari pimpinan perguruan tinggi, Kartu Tanda Mahasiswa, Kartu Rencana Studi yang mencantumkan mata kuliah magang atau kegiatan sejenis, curriculum vitae serta portofolio.
Portofolio menjadi salah satu bagian penting karena calon peserta harus menunjukkan kemampuan sesuai posisi yang diminati.
Bagi peserta yang melamar pada bidang visual, karya desain, foto, video maupun animasi dapat digunakan untuk memperlihatkan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki.
Calon peserta juga diminta menyertakan surat kesediaan mengikuti program sampai selesai dan menjalankan seluruh tugas dengan baik.
Pendaftaran dilakukan dengan mengirimkan dokumen sesuai petunjuk resmi Ditjen Saintek.
Batas akhir pengiriman berkas ditetapkan pada 18 Oktober 2026 pukul 23.59.
Karena seleksi berhubungan dengan dokumen dari kampus, mahasiswa yang berminat sebaiknya tidak menunggu sampai mendekati batas akhir.
Surat pengantar perguruan tinggi dan dokumen akademik dapat membutuhkan waktu untuk diproses sehingga perlu disiapkan sejak awal.
Kesempatan ini dapat menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk menambah portofolio sekaligus memahami bagaimana komunikasi, dokumentasi dan penyampaian informasi publik dikelola dalam sebuah instansi pemerintah.
Bagi mahasiswa yang memenuhi ketentuan, program tersebut juga dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan jaringan profesional sebelum memasuki dunia kerja setelah lulus kuliah.