Ramadan 1447 H Jadi Momentum Pendidikan Karakter, Aktivitas Belajar Tetap Berjalan Adaptif

Ramadan 1447 H Jadi Momentum Pendidikan Karakter, Aktivitas Belajar Tetap Berjalan Adaptif

18 Februari 2026 | 12:03

Keboncinta.com-- Pemerintah menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar selama bulan Ramadan 1447 Hijriah tetap dilaksanakan secara bermakna dengan memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual peserta didik.

Kebijakan ini dirancang agar siswa tetap produktif mengikuti pembelajaran tanpa mengurangi kekhusyukan dalam menjalankan ibadah puasa.

Melalui penyesuaian jadwal serta pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel, sekolah dan madrasah diarahkan menciptakan suasana belajar yang adaptif.

Aktivitas akademik tetap berlangsung dengan menjaga target kurikulum, namun pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi stamina siswa yang sedang berpuasa.

Dengan cara ini, proses belajar diharapkan tetap efektif sekaligus ramah bagi kesehatan peserta didik.

Baca Juga: Persiapan SPMB 2026/2027 Dimatangkan, Pemerintah Tegaskan Empat Jalur Resmi yang Lebih Transparan dan Inklusif

Selama Ramadan, penguatan nilai keagamaan, pembentukan karakter, dan penanaman disiplin menjadi fokus utama.

Pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga diarahkan untuk membangun sikap religius, kepemimpinan, serta kepekaan sosial siswa.

Ramadan diposisikan sebagai momentum pendidikan karakter yang selaras dengan tujuan pembelajaran nasional.

Pemerintah menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar selama bulan Ramadan 1447 Hijriah tetap dilaksanakan secara bermakna dengan memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual peserta didik.

Baca Juga: SKTP Sudah Terbit Tapi Tunjangan Belum Masuk Rekening Guru Sertifikasi Cermati Kendala Validasi Data di Info GTK

Kebijakan ini dirancang agar siswa tetap produktif mengikuti pembelajaran tanpa mengurangi kekhusyukan dalam menjalankan ibadah puasa.

Melalui penyesuaian jadwal serta pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel, sekolah dan madrasah diarahkan menciptakan suasana belajar yang adaptif.

Aktivitas akademik tetap berlangsung dengan menjaga target kurikulum, namun pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi stamina siswa yang sedang berpuasa.

Dengan cara ini, proses belajar diharapkan tetap efektif sekaligus ramah bagi kesehatan peserta didik.

Selama Ramadan, penguatan nilai keagamaan, pembentukan karakter, dan penanaman disiplin menjadi fokus utama.

Baca Juga: TPG Guru Sertifikasi Belum Cair Meski SKTP Terbit Ini Biang Keroknya di Info GTK yang Wajib Dicek

Pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga diarahkan untuk membangun sikap religius, kepemimpinan, serta kepekaan sosial siswa.

Ramadan diposisikan sebagai momentum pendidikan karakter yang selaras dengan tujuan pembelajaran nasional.***

Tags:
pendidikan sekolah Pendidikan Karakter Belajar Selama Ramadhan

Komentar Pengguna