JAKARTA — Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kementerian Agama bekerja sama dengan Institut Leimena menyelenggarakan program Pengenalan Literasi Keagamaan Lintas Budaya atau LKLB 2026.
Program tersebut ditujukan bagi guru dan tenaga kependidikan madrasah yang ingin meningkatkan kemampuan memahami keberagaman agama dan budaya serta membangun kerja sama di lingkungan pendidikan.
Pelatihan dilaksanakan sepenuhnya secara daring pada 10–16 Agustus 2026. Promosi resmi Direktorat GTK Madrasah menyebutkan peserta yang menyelesaikan program sesuai ketentuan berkesempatan memperoleh sertifikat internasional dengan bobot 32 jam pelajaran.
Pendaftaran program sebelumnya dijadwalkan berakhir pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Berdasarkan pembaruan pada formulir resmi, kuota peserta telah terpenuhi sehingga pendaftaran tidak lagi menerima pengajuan baru. Penyelenggara menyatakan informasi mengenai pembukaan angkatan berikutnya akan disampaikan melalui kanal resmi Direktorat GTK Madrasah.
Artinya, guru yang belum sempat mendaftar tidak disarankan mengisi formulir tidak resmi atau menghubungi pihak yang menjanjikan tambahan kuota.
Peserta sebaiknya menunggu pengumuman berikutnya dari Direktorat GTK Madrasah atau Institut Leimena.
Pelatihan ini merupakan kerja sama antara Direktorat GTK Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, dan Institut Leimena.
Program tersebut memperoleh dukungan dari Templeton Religion Trust.
Kolaborasi ini menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang agama dan keilmuan. Peserta tidak hanya mempelajari satu agama dari sudut pandang luar, tetapi memperoleh penjelasan dari narasumber yang memahami tradisi keagamaannya masing-masing.
Pendekatan tersebut penting untuk mengurangi kesalahpahaman dan stereotipe yang dapat muncul ketika seseorang menilai kelompok lain hanya berdasarkan informasi tidak lengkap.
Rangkaian pembelajaran dibagi menjadi sesi sinkron dan asinkron.
Kelas langsung melalui Zoom Meeting berlangsung selama tiga hari:
Sesi pada tiga hari tersebut dijadwalkan berlangsung mulai siang hingga malam hari. Peserta akan mengikuti pembukaan, ceramah utama, pemaparan materi, dan pembelajaran interaktif bersama narasumber.
Setelah kelas langsung selesai, peserta mengikuti tugas terarah mandiri pada 13–16 Agustus 2026.
Tahap asinkron memungkinkan peserta mempelajari materi dan menyelesaikan tugas sesuai petunjuk penyelenggara tanpa harus selalu berada dalam pertemuan Zoom.
Peserta tetap harus memperhatikan tenggat tugas. Kehadiran dalam kelas langsung saja belum tentu cukup untuk dinyatakan menyelesaikan seluruh program.
Hari pertama dimulai dengan pembukaan dan ceramah kunci yang dijadwalkan menghadirkan Prof. Dr. Amien Suyitno.
Setelah itu, peserta mempelajari kompetensi pribadi dalam perspektif Islam bersama Farid F. Saenong. Sesi malam dilanjutkan dengan materi pengantar Literasi Keagamaan Lintas Budaya bersama Dr. Chris Seiple.
Kompetensi pribadi mengajak peserta memahami agama dan keyakinannya sendiri, khususnya dalam hubungan dengan orang yang mempunyai latar belakang berbeda.
Pemahaman terhadap diri sendiri diperlukan agar dialog tidak membuat peserta kehilangan identitas atau sekadar menyamakan seluruh keyakinan.
Pembelajaran pada Selasa, 11 Agustus 2026, dijadwalkan menghadirkan Dr. Alwi Shihab dan Prof. Dr. M. Amin Abdullah untuk membahas kompetensi pribadi Islam.
Pada sesi berikutnya, peserta memperoleh materi kompetensi komparatif dalam perspektif Yudaisme bersama Dr. Elisha Russ-Fishbane.
Kompetensi komparatif tidak hanya berarti mengetahui nama hari besar, tempat ibadah, atau simbol keagamaan kelompok lain.
Peserta diarahkan memahami agama lain sebagaimana diterangkan dan dijalankan oleh penganutnya sendiri. Pendekatan ini membantu mencegah pemahaman yang hanya dibangun dari prasangka atau informasi yang tidak terverifikasi.
Pada Rabu, 12 Agustus 2026, peserta dijadwalkan mengikuti materi kompetensi komparatif mengenai Kekristenan bersama Pdt. Dr. Henriette T. Lebang.
Program kemudian dilanjutkan dengan pembahasan kompetensi kolaboratif bersama Budi Setiamarga, Ph.D.