Sains
Hilmi An Naufal

Mengenal Dolina, Cekungan Unik di Kawasan Karst yang Menyimpan Potensi dan Risiko

Mengenal Dolina, Cekungan Unik di Kawasan Karst yang Menyimpan Potensi dan Risiko

19 Agustus 2026 | 06:04

Keboncinta.com – Bentang alam di permukaan bumi memiliki bentuk yang sangat beragam. Salah satu fenomena geologi yang menarik adalah dolina, sebuah cekungan alami yang umumnya dijumpai pada kawasan karst dan terbentuk akibat proses yang berlangsung pada batuan mudah larut seperti batu kapur.

Dolina dapat terlihat seperti cekungan berbentuk mangkuk pada permukaan tanah. Ukuran serta kedalamannya berbeda-beda, mulai dari cekungan kecil hingga bentukan yang jauh lebih besar dan mencolok di tengah lanskap.

Keberadaan dolina tidak hanya menarik dari sisi geologi. Bentang alam ini juga berkaitan dengan sistem air bawah tanah, pemanfaatan lahan, potensi wisata, hingga risiko kerusakan apabila kondisi batuan di bawah permukaan mengalami perubahan.

Bagaimana Dolina Bisa Terbentuk?

Dolina erat kaitannya dengan lanskap karst. Kawasan karst berkembang ketika air secara perlahan melarutkan batuan yang mudah larut, terutama batu kapur dan dolomit. Proses tersebut dapat menghasilkan berbagai bentang alam khas seperti gua, mata air, aliran bawah tanah dan cekungan pada permukaan.

Air hujan yang masuk melalui tanah dan retakan batuan dapat memperbesar celah sedikit demi sedikit. Dalam waktu yang panjang, proses pelarutan tersebut dapat menghasilkan rongga atau membuat permukaan tanah mengalami penurunan.

Pada kondisi tertentu, bagian atas rongga bawah tanah juga dapat kehilangan daya dukung sehingga terjadi amblesan atau keruntuhan. Proses seperti inilah yang dapat menghasilkan cekungan karst dengan bentuk dan ukuran yang berbeda.

Karena terbentuk melalui proses geologi yang berlangsung dalam waktu panjang, dolina menjadi salah satu bentuk yang menunjukkan bagaimana air dan batuan terus berinteraksi membentuk permukaan bumi.

Dolina Bisa Menjadi Tempat Berkumpulnya Air

Salah satu karakter menarik dolina adalah bentuknya sebagai cekungan tertutup. Berbeda dengan wilayah yang memiliki saluran air permukaan jelas, air hujan yang masuk ke dalam sebuah cekungan karst dapat bergerak menuju bawah tanah melalui retakan dan rongga batuan.

US Geological Survey (USGS) menjelaskan bahwa cekungan atau sinkhole pada kawasan karst umumnya tidak memiliki saluran keluar alami di permukaan sehingga air cenderung mengalir menuju sistem bawah tanah.

Kondisi tersebut membuat kawasan karst mempunyai sistem hidrologi yang unik. Air bawah tanahnya dapat menjadi sumber penting, tetapi sekaligus lebih rentan terhadap pencemaran karena air dari permukaan dapat bergerak melalui celah batuan menuju akuifer.

Karena itu, aktivitas manusia di sekitar kawasan karst perlu memperhatikan perlindungan terhadap sumber air dan kondisi lingkungan di sekitarnya.

Memiliki Potensi Wisata dan Pemanfaatan Lahan

Bentuk dolina yang unik dapat memberikan nilai tersendiri bagi suatu kawasan. Cekungan yang dikelilingi bentang batu kapur, perbukitan atau vegetasi dapat menjadi objek menarik untuk wisata alam maupun wisata pendidikan.

Artikel sumber TentangGuru juga menyoroti potensi dolina sebagai daya tarik bagi masyarakat yang ingin melihat langsung fenomena geologi di kawasan karst. Jika dikelola secara tepat, kegiatan wisata dapat ikut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Sebagian dolina yang memiliki tanah dan kondisi permukaan sesuai juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan tertentu seperti pertanian. Namun pemanfaatannya tetap harus mempertimbangkan kondisi geologi, aliran air, serta kestabilan tanah.

Di Balik Keindahannya Ada Risiko yang Perlu Diwaspadai

Dolina tidak hanya menawarkan pemandangan menarik. Kawasan karst juga mempunyai potensi bahaya yang perlu dipahami.

Rongga yang terbentuk di bawah permukaan pada beberapa kondisi dapat menyebabkan tanah kehilangan penyangga. Jika bagian atasnya tidak lagi mampu menahan beban, permukaan dapat mengalami penurunan bahkan keruntuhan secara tiba-tiba.

Risikonya menjadi lebih penting diperhatikan ketika kawasan tersebut berada dekat permukiman, jalan, bangunan atau fasilitas lainnya.

Karena itu, penelitian geologi serta pemetaan kawasan karst menjadi penting sebelum pembangunan dilakukan di wilayah yang memiliki banyak cekungan atau indikasi rongga bawah tanah.

Fenomena Alam yang Perlu Dijaga

Dolina memperlihatkan bahwa bentang alam yang tampak sederhana di permukaan dapat memiliki proses pembentukan yang kompleks di bawahnya.

Interaksi antara air, batuan dan waktu dapat membentuk cekungan dengan karakter yang berbeda-beda. Di satu sisi, dolina mempunyai nilai geologi, lingkungan dan potensi pariwisata. Namun di sisi lain, keberadaannya juga mengingatkan pentingnya memahami kondisi tanah dan batuan sebelum suatu kawasan dimanfaatkan secara intensif.

Melindungi kawasan karst juga penting karena sistemnya berkaitan erat dengan gua, mata air dan cadangan air bawah tanah yang dapat menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.

Tags:
Sains

Komentar Pengguna