Keboncinta.com-- Menjelang jadwal pencairan tunjangan profesi, banyak guru mulai aktif memeriksa laman Info GTK untuk memastikan data mengajar mereka telah terbaca dengan benar oleh sistem pusat.
Namun, tidak sedikit yang justru merasa bingung ketika melihat tampilan Status Data yang belum sepenuhnya dipahami.
Padahal, terdapat tiga indikator utama di Info GTK yang menjadi penentu apakah data seorang guru sudah dinyatakan valid dan memenuhi syarat pencairan tunjangan.
Jika salah satu indikator ini bermasalah, proses pencairan berpotensi tertunda meskipun guru telah memenuhi kewajiban mengajar.
Indikator pertama yang wajib diperhatikan adalah bagian Data Terakhir. Informasi ini menunjukkan waktu terakhir data dari aplikasi Dapodik berhasil dikirim dan diterima oleh server pusat.
Apabila tanggal yang tercantum sudah sesuai dengan periode terbaru, artinya proses sinkronisasi telah dilakukan dengan benar oleh operator sekolah.
Sebaliknya, jika tanggal pembaruan masih lama, besar kemungkinan data belum tersinkron atau proses pengiriman belum berhasil sempurna.
Banyak kasus keterlambatan tunjangan ternyata bukan disebabkan kesalahan sistem pusat, melainkan karena sinkronisasi Dapodik belum dilakukan. Oleh karena itu, memastikan tanggal pembaruan sudah mutakhir menjadi langkah awal yang sangat penting.
Setelah data masuk ke sistem pusat, Info GTK akan menjalankan proses validasi otomatis. Pada tahap ini, sistem akan mencocokkan berbagai komponen penting, mulai dari jumlah jam mengajar, status kepegawaian, sertifikat pendidik, NUPTK, NRG, hingga kelengkapan administrasi lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Ditjen Pesantren Segera Terbentuk! Kemenag Siapkan Peta Jalan Menuju Pusat Pendidikan Islam Dunia
Tahap validasi ini bersifat menentukan. Data yang sudah terkirim belum tentu langsung dinyatakan memenuhi syarat. Jika ditemukan ketidaksesuaian pada salah satu komponen, sistem akan memberikan tanda khusus yang bisa langsung dilihat oleh guru.
Hasil validasi ditampilkan dalam bentuk indikator warna yang sering menjadi sumber kecemasan. Warna hijau menandakan seluruh persyaratan telah terpenuhi dan data dinyatakan aman.
Warna kuning atau merah menunjukkan masih ada komponen yang perlu diperbaiki, sedangkan status sedang diproses berarti sistem masih melakukan pengecekan lanjutan.
Jika indikator belum berubah menjadi hijau, guru disarankan untuk menelusuri detail komponen yang bermasalah.
Perbaikan data dilakukan melalui Dapodik, kemudian diikuti dengan sinkronisasi ulang agar perubahan terbaca oleh sistem pusat.
Baca Juga: Anggaran TPG 2026 Tembus Rp14 Triliun, Kesejahteraan Guru Naik tapi Ribuan P1 Masih Menanti Formasi
Tidak sedikit guru yang mengira kendala terjadi pada proses sinkronisasi, padahal tanggal pembaruan sudah terbaru. Dalam kondisi seperti ini, persoalan biasanya terletak pada isi data, bukan pada proses pengiriman.
Dengan memahami arti tanggal pembaruan, mekanisme validasi, dan makna indikator warna, guru dapat membaca Info GTK dengan lebih tenang dan tepat.
Pemantauan rutin sejak jauh hari akan membantu memastikan data benar-benar valid sehingga pencairan tunjangan dapat berlangsung tanpa hambatan.***