Guru Ngaji Dapat Dukungan Besar, Kemenag Siapkan Beasiswa dan Infrastruktur

Guru Ngaji Dapat Dukungan Besar, Kemenag Siapkan Beasiswa dan Infrastruktur

05 April 2026 | 14:49

Keboncinta.com-- Pemerintah melalui Kementerian Agama terus memperkuat upaya peningkatan mutu pendidikan Al-Qur’an di Indonesia.

Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah alokasi anggaran hingga Rp3 triliun guna mendukung pengembangan pendidikan Al-Qur’an secara menyeluruh.

Hal tersebut disampaikan oleh Aziz Syafiuddin, Kasubdit Pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an, saat mewakili Direktur Pesantren dalam kegiatan Istihlal Guru Ngaji dan Workshop Tarjamah Lafdziyah di Bojonegoro.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari para guru Al-Qur’an dari berbagai lembaga seperti TPQ, TPA, serta institusi binaan Kementerian Agama.

Baca Juga: CPNS 2026 Diprediksi Ketat, Ini Daftar Instansi dengan Pelamar Sedikit

Acara tersebut menjadi bagian dari upaya sistematis dalam memperkuat dasar keilmuan sekaligus meningkatkan profesionalitas para guru ngaji sebagai ujung tombak pendidikan Al-Qur’an di masyarakat.

Menurut Aziz, peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an merupakan agenda strategis nasional yang memerlukan pendekatan komprehensif.

Hal ini mencakup penguatan sumber daya manusia, tata kelola lembaga, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.

Melalui alokasi anggaran yang signifikan tersebut, pemerintah telah merancang sejumlah program prioritas.

Di antaranya adalah pemberian beasiswa pendidikan S1 bagi guru ngaji yang belum memiliki kualifikasi akademik sarjana, bantuan pembangunan gedung, serta penguatan fasilitas pendukung pembelajaran.

Baca Juga: Pemerintah Resmikan Perpres Ditjen Pesantren untuk Perkuat Sistem Pendidikan dan Tata Kelola Pesantren Nasional

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan Al-Qur’an yang lebih representatif, kondusif, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, kebijakan ini mencerminkan paradigma baru dalam pembangunan pendidikan keagamaan yang tidak hanya berfokus pada perluasan akses, tetapi juga pada peningkatan kualitas dan profesionalitas tenaga pendidik.

Penguatan kapasitas guru ngaji dinilai memiliki dampak luas, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran secara teknis, tetapi juga dalam membangun fondasi keilmuan umat yang seimbang antara aspek spiritual, intelektual, dan moral.

Dengan berbagai program yang dirancang, pendidikan Al-Qur’an diharapkan mampu terus berperan strategis dalam membentuk generasi Qur’ani yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar keagamaan.***

Tags:
pendidikan kemenag Al-qur'an

Komentar Pengguna