JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pokok melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM). Langkah ini terbukti efektif menjadi salah satu instrumen penting untuk meredam laju kenaikan harga dan menjaga laju inflasi tetap terkendali di berbagai daerah.
Hingga 6 Juli 2026, tercatat program GPM telah terlaksana sebanyak 5.830 kali yang tersebar di 36 provinsi dan 378 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Tidak berhenti di situ, sepanjang bulan Juli 2026, perluasan program ini terus digenjot dengan target pelaksanaan tambahan sebanyak 215 kali GPM. Keberhasilan ekspansi ini terwujud berkat kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Itensitas GPM Berbanding Lurus dengan Inflasi yang Terjaga
Berdasarkan data kumulatif periode Januari hingga Juli 2026, wilayah dengan frekuensi pelaksanaan GPM tertinggi menunjukkan performa pengendalian inflasi tahunan (yoy per Juni 2026) yang sangat stabil. Empat provinsi teratas dalam pelaksanaan program ini meliputi:
Peringkat Provinsi Total Pelaksanaan GPM (Januari - Juli 2026) Tingkat Inflasi (Juni 2026, yoy)
1 Jawa Tengah 892 kali 2,92%
2 Jawa Barat 726 kali 3,08%
3 Jawa Timur 549 kali 3,36%
4 Sulawesi Selatan 539 kali 3,56%
Data tersebut memperkuat indikasi bahwa semakin tinggi intensitas pelaksanaan GPM di suatu wilayah, semakin besar pula peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan harga pangan yang tetap stabil.
Mengapa Gerakan Pangan Murah Sangat Berpengaruh?
Saat terjadi gejolak atau kenaikan harga di pasar, GPM hadir di tengah masyarakat dengan memotong rantai distribusi dan menghadirkan komoditas pangan pokok dengan kualitas terjamin serta harga yang jauh lebih terjangkau (seperti beras SPHP Bulog, minyak goreng Minyakita, telur, daging, serta aneka sayuran).
Secara umum, ada tiga dampak utama yang membuat program GPM ini sangat berpengaruh:
Melalui perluasan program yang konsisten dan sinergi lintas sektor, Badan Pangan Nasional berharap kestabilan pasokan dan keterjangkauan daya beli masyarakat dapat terus terjaga secara berkelanjutan di seluruh penjuru tanah air. (swd)