Berita
Hilmi An Naufal

WhatsApp Perkuat Verifikasi Dua Langkah, PIN Bisa Diganti Kata Sandi

WhatsApp Perkuat Verifikasi Dua Langkah, PIN Bisa Diganti Kata Sandi

26 Agustus 2026 | 08:02

KEBONCINTA.COM – WhatsApp meluncurkan sejumlah pembaruan keamanan untuk memperkuat perlindungan akun pengguna dari upaya pengambilalihan dan penipuan digital.

Salah satu perubahan utamanya adalah peningkatan sistem verifikasi dua langkah. Pengguna kini dapat menggunakan kata sandi yang lebih panjang sebagai pengganti PIN enam angka.

Kata sandi tersebut dapat menggabungkan huruf, angka, dan karakter khusus sehingga lebih sulit ditebak dibandingkan PIN sederhana.

Meta mengumumkan pembaruan itu bersama fitur informasi panggilan tidak dikenal dan dukungan beberapa passkey dalam satu akun.

PIN Enam Angka Bisa Diganti

Verifikasi dua langkah berfungsi sebagai lapisan perlindungan tambahan ketika nomor WhatsApp didaftarkan kembali pada perangkat lain.

Sebelumnya, pengguna mengandalkan PIN yang terdiri atas enam angka. Sistem tersebut dapat meningkatkan keamanan, tetapi PIN sederhana seperti tanggal lahir atau susunan angka berurutan relatif mudah ditebak.

Melalui pembaruan terbaru, pengguna memperoleh pilihan untuk menggunakan kata sandi alfanumerik. Berdasarkan laporan yang dirujuk ANTARA, kata sandi tersebut setidaknya terdiri atas delapan karakter dengan kombinasi huruf dan angka. Pengguna juga dapat menambahkan karakter khusus.

Penggunaan kata sandi masih bersifat opsional. Pengguna yang belum menggantinya tetap dapat mempertahankan PIN enam angka.

Bisa Menambahkan Lebih dari Satu Passkey

WhatsApp turut memperluas penggunaan passkey. Teknologi ini memungkinkan pengguna masuk kembali ke akun menggunakan sidik jari, pengenalan wajah, atau kode pengunci perangkat.

Meta menyebut lebih dari satu miliar orang telah menggunakan passkey pada WhatsApp. Pembaruan terbaru memungkinkan satu akun menyimpan lebih dari satu passkey.

Kemampuan tersebut berguna bagi pengguna yang memakai perangkat Android dan iOS secara bergantian. Pengguna dapat mengatur passkey melalui menu Settings, Account, kemudian Passkeys.

Passkey berbeda dari kata sandi biasa karena proses autentikasinya terhubung dengan perangkat. Pengguna tidak perlu mengetikkan kata sandi ke halaman masuk sehingga risiko pencurian melalui situs palsu dapat dikurangi.

Panggilan Tak Dikenal Diberi Informasi Tambahan

Pembaruan lain ditujukan untuk membantu pengguna menilai panggilan yang berasal dari nomor tidak dikenal.

Pada perangkat Android, layar panggilan dapat menampilkan informasi tambahan, seperti negara asal nomor dan kemungkinan keberadaan penelepon dalam grup WhatsApp yang sama dengan pengguna.

Informasi tersebut tidak secara otomatis memastikan sebuah nomor aman. Namun, pengguna memperoleh konteks sebelum memutuskan menerima atau menolak panggilan.

Fitur ini dapat membantu menghadapi modus penipuan yang memanfaatkan panggilan mendadak dan menciptakan rasa panik.

Tetap Waspadai Kode OTP

Pembaruan keamanan tidak menggantikan kewaspadaan pengguna. Kode OTP, PIN, kata sandi, dan informasi pemulihan akun tidak boleh diberikan kepada orang lain.

Pengguna juga perlu memperbarui WhatsApp melalui toko aplikasi resmi dan memeriksa perangkat yang terhubung dengan akunnya secara berkala.

Penyebaran fitur biasanya dilakukan bertahap. Karena itu, sebagian pengguna mungkin belum langsung menemukan pilihan kata sandi atau informasi panggilan tersebut pada aplikasi mereka.

Tags:
Berita guru

Komentar Pengguna