Pendidikan
Rahman Abdullah

TKA Matematika 2026 Kini Lebih Longgar, Simak Perubahan Jumlah Soal dan Waktu Ujiannya

TKA Matematika 2026 Kini Lebih Longgar, Simak Perubahan Jumlah Soal dan Waktu Ujiannya

02 Agustus 2026 | 19:15

Keboncinta.com-- Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika Tahun 2026 hadir dengan sejumlah penyesuaian yang dirancang untuk memberikan pengalaman ujian yang lebih efektif bagi peserta.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan perubahan pada jumlah soal dan alokasi waktu pengerjaan agar siswa memiliki kesempatan lebih luas untuk memahami, menganalisis, dan menyelesaikan setiap soal secara optimal.

Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan asesmen yang lebih adil sekaligus menggambarkan kemampuan akademik peserta secara lebih akurat.

Baca Juga: Guru Wali Kini Tak Hanya Dampingi Belajar, Ini Tugas Baru Sesuai Aturan Kemendikdasmen

Kemendikdasmen Lakukan Penyesuaian Skema TKA Matematika

Perubahan format TKA Matematika 2026 merupakan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan asesmen pada tahun sebelumnya.

Kemendikdasmen menilai bahwa penyesuaian diperlukan agar pelaksanaan ujian lebih selaras dengan karakteristik soal yang mengutamakan kemampuan bernalar, berpikir kritis, dan memecahkan masalah.

Dengan skema baru ini, peserta diharapkan tidak lagi terburu-buru saat mengerjakan soal sehingga dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya selama ujian berlangsung.

Evaluasi TKA 2025 Jadi Dasar Perubahan

Kebijakan tersebut lahir setelah pemerintah menghimpun berbagai masukan dari pelaksanaan TKA Tahun 2025.

Banyak peserta menyampaikan bahwa tingkat kesulitan soal, khususnya pada mata pelajaran Matematika Wajib jenjang SMA/SMK/sederajat, belum seimbang dengan waktu yang tersedia.

Akibatnya, sebagian siswa harus mengerjakan soal dalam kondisi tergesa-gesa sehingga kesempatan untuk melakukan analisis secara mendalam menjadi terbatas.

Masukan tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menyusun kebijakan baru untuk TKA 2026.

Baca Juga: Indonesia Emas 2045 Tak Cukup Andalkan Nilai Akademik, BRIN Ungkap Fondasi SDM Unggul

Jumlah Soal Dikurangi, Waktu Pengerjaan Ditambah

Melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Kemendikdasmen menetapkan perubahan pada format ujian Matematika.

Jumlah soal kini menjadi 25 butir, sedangkan durasi pengerjaan ditetapkan selama 75 menit.

Dengan ketentuan tersebut, setiap peserta memiliki rata-rata waktu sekitar tiga menit untuk menyelesaikan satu soal.

Alokasi waktu yang lebih proporsional diharapkan memberi ruang bagi siswa untuk membaca soal dengan lebih cermat, menyusun strategi penyelesaian, dan mengurangi tekanan selama ujian.

Fokus Tetap pada Kemampuan Bernalar

Meskipun jumlah soal mengalami pengurangan, Kemendikdasmen menegaskan bahwa kualitas asesmen tetap dipertahankan.

Perubahan ini tidak dimaksudkan untuk menurunkan tingkat kesulitan ujian, melainkan menyesuaikan durasi pengerjaan dengan karakter soal yang memang dirancang mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Materi TKA Matematika tetap menitikberatkan pada kemampuan berpikir kritis, penalaran logis, pemahaman konsep, serta keterampilan menyelesaikan berbagai persoalan secara sistematis.

Dengan demikian, peserta tidak cukup hanya menghafal rumus, tetapi juga harus memahami penerapan konsep dalam berbagai situasi.

Baca Juga: BRIN Bongkar Rahasia Anak Cerdas, Ternyata Kemampuan Motorik Lebih Penting dari yang Dibayangkan

Siswa Diminta Memperkuat Penguasaan Konsep

Kemendikdasmen mengimbau seluruh peserta untuk memanfaatkan waktu persiapan dengan memperdalam pemahaman terhadap konsep-konsep dasar Matematika.

Pendekatan belajar yang menekankan penalaran dinilai akan lebih efektif dibanding sekadar menghafal langkah-langkah penyelesaian soal.

Selain itu, siswa juga disarankan membiasakan diri mengerjakan latihan soal berbasis analisis agar lebih siap menghadapi pola soal TKA yang menuntut kemampuan berpikir kritis.

Perubahan Diharapkan Ciptakan Asesmen yang Lebih Berkualitas

Penyesuaian format TKA Matematika Tahun 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan sistem asesmen yang lebih efektif dan berorientasi pada kemampuan nyata peserta didik.

Dengan waktu pengerjaan yang lebih sesuai, siswa diharapkan dapat mengerjakan soal secara lebih tenang sehingga hasil asesmen benar-benar mencerminkan kompetensi akademik yang dimiliki.

Langkah ini juga menjadi bentuk komitmen Kemendikdasmen dalam terus menyempurnakan pelaksanaan TKA berdasarkan hasil evaluasi dan masukan dari berbagai pihak.

Baca Juga: Nilai Matematika Siswa Masih Rendah, Kemendikdasmen Pangkas Soal TKA 2026 dan Bocorkan Materi Paling Sulit

Perubahan skema TKA Matematika 2026 menunjukkan keseriusan Kemendikdasmen dalam menciptakan pelaksanaan asesmen yang lebih adil, nyaman, dan berkualitas. Pengurangan jumlah soal disertai penambahan alokasi waktu memberikan kesempatan lebih besar bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah secara optimal.

Dengan memahami perubahan format tersebut serta mempersiapkan diri melalui penguasaan konsep yang kuat, siswa diharapkan mampu menghadapi TKA Matematika 2026 dengan lebih percaya diri dan memperoleh hasil yang mencerminkan kemampuan akademik sesungguhnya.***

Tags:
Tes Kemampuan Akademik TKA 2026 TKA Matematika

Komentar Pengguna