Pendidikan
Rahman Abdullah

TKA 2026 Gunakan Zoom Event, Pengawasan Ujian SD dan SMP Kini Lebih Ketat

TKA 2026 Gunakan Zoom Event, Pengawasan Ujian SD dan SMP Kini Lebih Ketat

06 April 2026 | 17:28

Keboncinta.com-- Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP kini menghadirkan inovasi dalam sistem pengawasan dengan memanfaatkan platform Zoom Event.

Metode ini diterapkan untuk memastikan proses asesmen berlangsung lebih tertib, objektif, dan transparan, sekaligus menekan potensi kecurangan selama ujian.

Dalam sistem pengawasan berbasis Zoom Event, terdapat dua peran utama yang terlibat, yaitu pengawas ruang dan penyelia pengawas.

Pengawas ruang bertanggung jawab mengawasi peserta secara langsung di dalam ruangan ujian, sementara penyelia pengawas melakukan pemantauan secara real-time melalui konferensi video.

Baca Juga: Kabar Baik bagi Calon Mahasiswa! UTBK SNBT 2026 Bisa Diikuti Gratis oleh Pemegang KIP Kuliah, Ini Syarat dan Cara Mendapatkan Pembiayaan Penuh

Berdasarkan pedoman resmi pelaksanaan TKA, pengawas ruang memiliki sejumlah tugas penting.

Mulai dari mengikuti pengarahan dari penyelenggara daerah, memahami jadwal dan lokasi penugasan, hingga memastikan peserta tidak membawa perangkat terlarang seperti ponsel, kamera, maupun alat komunikasi lainnya.

Selain itu, pengawas juga wajib memverifikasi identitas peserta, menjaga ketertiban selama ujian berlangsung, serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap tahapan pelaksanaan tes.

Dalam sistem berbasis Zoom Event, pengawas ruang harus berkoordinasi dengan penyelia pengawas serta memastikan kesiapan perangkat pendukung, seperti laptop, kamera, headset, dan koneksi internet yang stabil.

Baca Juga: Gadai SK PNS Tanpa BI Checking Apakah Bisa? Ini Penjelasan Lengkap Syarat dan Risiko Pengajuan Pinjaman

Pengawas juga diwajibkan bergabung ke sesi Zoom sesuai jadwal, menggunakan format nama akun yang telah ditentukan, serta melaporkan setiap pelanggaran melalui sistem yang tersedia.

Tujuan utama penerapan pengawasan digital ini adalah menjaga kualitas pelaksanaan TKA agar tetap objektif dan transparan.

Selain itu, sistem ini memungkinkan pengawasan silang, di mana pengawas berasal dari satuan pendidikan berbeda, sehingga hasil asesmen dinilai lebih valid dan dapat dipercaya.

Dari sisi teknis, pengawas diwajibkan menyiapkan sejumlah perlengkapan, seperti kartu pengawas, perangkat komputer atau laptop dengan aplikasi Zoom, kamera (webcam atau eksternal), tripod, headset, serta jaringan internet yang memadai.

Baca Juga: UTBK SNBT 2026 Bisa Gratis bagi Pemegang KIP Kuliah, Ini Syarat dan Cara Mendapatkan Pembiayaan Penuh

Penempatan kamera juga menjadi perhatian penting, yakni harus mengarah ke seluruh area ruangan ujian, termasuk peserta dan pengawas, namun tidak mengarah langsung ke layar komputer peserta untuk mencegah kebocoran soal.

Selama ujian berlangsung, kamera wajib aktif tanpa menggunakan fitur virtual background atau blur, sehingga seluruh aktivitas di ruang ujian dapat dipantau secara jelas oleh penyelia.

Untuk mengakses Zoom Event, pengawas dapat menggunakan tautan yang tersedia di laman resmi TKA setelah login, atau melalui email yang telah terdaftar.

Tautan tersebut bersifat pribadi dan tidak boleh dibagikan kepada pihak lain demi menjaga keamanan sistem.

Baca Juga: RUU Penyadapan Segera Dibahas, Pemerintah dan DPR Jaga Keseimbangan Hukum dan Privasi

Dengan penerapan teknologi ini, diharapkan pelaksanaan TKA SD dan SMP 2026 dapat berjalan lebih profesional, akuntabel, serta mampu mencerminkan kualitas pendidikan secara objektif.***

Tags:
Pengumuman TKA TKA TKA SMP

Komentar Pengguna