Keboncinta.com-- Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi meningkatkan pengamanan sekaligus pendampingan bagi jemaah haji Indonesia di kawasan Masjidil Haram selama musim haji 2026.
Langkah ini dilakukan dengan menempatkan petugas di sembilan titik strategis guna membantu jemaah yang tersesat, terpisah dari rombongan, maupun mengalami kelelahan akibat cuaca panas ekstrem di Kota Makkah.
Kawasan Masjidil Haram dikenal memiliki akses dan jalur yang cukup rumit, terutama bagi jemaah lanjut usia atau mereka yang baru pertama kali menjalankan ibadah haji.
Situasi ini sering membuat sebagian jemaah kesulitan menemukan jalan menuju terminal keberangkatan maupun hotel tempat menginap.
Baca Juga: Beasiswa LPDP-France 2026 Resmi Dibuka! Kuliah S3 Gratis di Prancis dengan Biaya Hidup Ditanggung
Untuk mengantisipasi hal tersebut, petugas Perlindungan Jemaah (Linjam) disiagakan di sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi kebingungan jemaah. Keberadaan mereka diharapkan dapat membantu memberikan arahan, pendampingan, serta rasa aman selama aktivitas ibadah berlangsung.
Jalur WC 3 Sering Bikin Jemaah Bingung
Salah satu area yang paling sering memicu kebingungan jemaah berada di sekitar akses toilet Masjidil Haram dan jalur menuju terminal.
Banyak jemaah Indonesia selama ini menjadikan area WC 3 sebagai patokan untuk keluar menuju terminal. Padahal, akses yang benar menuju Terminal Syib Amir justru berada di sekitar jalur WC 9.
Kesalahan arah ini cukup sering terjadi, terutama saat kondisi masjid sangat padat setelah waktu salat. Akibatnya, tidak sedikit jemaah—terutama lansia—mengalami kepanikan karena kehilangan orientasi atau terpisah dari rombongan.
Karena itu, petugas siaga ditempatkan di titik-titik rawan agar jemaah dapat segera memperoleh bantuan saat membutuhkan.
Baca Juga: PPPK Guru Akan Dihapus? Usulan Rekrutmen Guru Lewat CPNS Bikin Heboh Tenaga Pendidik
Cuaca Panas Ekstrem Jadi Tantangan
Selain membantu navigasi, petugas juga aktif mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi kesehatan di tengah suhu panas Kota Makkah yang cukup ekstrem.
Jemaah dianjurkan selalu membawa perlengkapan pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan, seperti:
PPIH juga mengimbau jemaah untuk tidak memaksakan diri beribadah di Masjidil Haram apabila kondisi tubuh mulai menurun.
Sebagai alternatif, jemaah dapat melaksanakan salat di masjid hotel guna menghindari risiko kelelahan, terutama menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Baca Juga: Arab Saudi Ancam Denda Rp230 Juta dan Penjara bagi Pengangkut Jemaah Haji Ilegal 2026
Daftar 9 Titik Pos Petugas Haji Indonesia
Untuk mempermudah pelayanan dan pengawasan, PPIH menempatkan petugas di beberapa lokasi penting di sekitar Masjidil Haram, yakni:
Khusus di area tawaf, petugas laki-laki mengenakan pakaian ihram dengan tulisan “Petugas Haji Indonesia 2026” agar lebih mudah dikenali oleh jemaah.
Baca Juga: Seleksi CPNS 2026 Dikabarkan Masuk Tahap Final, Peluang Formasi Lebih Besar?
Dengan adanya penguatan pengamanan dan pendampingan ini, PPIH berharap seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lebih aman, nyaman, dan tetap menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci.***