Keboncinta.com-- Menstruasi bukan cuma soal peluruhan dinding rahim. Bagi banyak perempuan, ini adalah fase penuh drama: perut nyeri, badan lemas, emosi naik turun, sampai craving makanan yang susah dikendalikan. Di saat seperti ini, makanan sering jadi pelarian. Sayangnya, tidak semua makanan bersahabat dengan tubuh yang sedang menstruasi.
Tanpa disadari, beberapa jenis makanan justru bisa memperparah nyeri haid, membuat perut makin tidak nyaman, dan bikin mood makin kacau. Nah, biar menstruasi terasa lebih “ramah”, ada baiknya kamu tahu makanan apa saja yang sebaiknya dihindari.
1. Makanan Tinggi Gula: Enak di Lidah, Berat di Badan
Cokelat manis, kue, minuman boba, atau soda sering jadi incaran saat haid. Memang, gula bisa memberi efek “senang” sesaat. Tapi setelah itu, efeknya justru bikin tubuh drop.
Konsumsi gula berlebih saat menstruasi bisa:
• Memicu peradangan
• Membuat perut kembung
• Memperparah perubahan mood
• Membuat energi cepat naik lalu turun drastis
Kalau ingin manis, pilih buah segar atau cokelat hitam dengan kadar kakao tinggi.
2. Makanan Asin dan Olahan
Keripik, mie instan, makanan kaleng, dan fast food tinggi natrium. Saat menstruasi, tubuh cenderung menahan cairan, dan garam memperparah kondisi ini.
Akibatnya:
• Perut terasa lebih kembung
• Berat badan naik sementara
• Rasa tidak nyaman di perut dan dada
Mengurangi makanan asin bisa membantu tubuh terasa lebih ringan selama haid.
3. Minuman Berkafein: Kopi Bukan Selalu Sahabat
Buat sebagian orang, kopi terasa wajib. Tapi saat menstruasi, kafein yang berlebihan dapat menyebabkan:
• Memicu nyeri perut
• Membuat payudara terasa lebih nyeri
• Meningkatkan rasa cemas dan gelisah
• Mengganggu kualitas tidur
Bukan berarti harus berhenti total, tapi batasi konsumsinya dan imbangi dengan air putih.
4. Makanan Berlemak Tinggi
Gorengan, daging berlemak, dan makanan bersantan bisa meningkatkan produksi hormon prostaglandin, zat yang memicu kontraksi rahim.
Semakin tinggi prostaglandin, semakin:
• Nyeri haid terasa kuat
• Kram perut makin sering
• Tubuh terasa lebih berat
Mengurangi lemak jenuh selama haid bisa membantu meredakan kram.
5. Minuman Bersoda dan Beralkohol
Minuman bersoda bisa memperparah kembung karena kandungan gasnya. Sementara alkohol dapat:
• Mengganggu keseimbangan hormon
• Memicu dehidrasi
• Memperburuk sakit kepala dan mual
Saat menstruasi, tubuh justru butuh cairan yang cukup dan stabil, bukan tambahan beban.
6. Produk Susu Berlebihan
Susu dan olahannya memang sumber kalsium, tapi konsumsi berlebihan saat haid bisa memicu:
• Kembung
• Gas di perut
• Nyeri perut pada sebagian perempuan
Hal ini berkaitan dengan kandungan lemak dan laktosa yang tidak selalu cocok saat pencernaan sedang sensitif.
7. Makanan Pedas Berlebihan
Sebagian orang merasa pedas bikin nafsu makan meningkat. Tapi saat menstruasi, makanan pedas bisa:
• Mengiritasi lambung
• Memicu diare
• Memperparah rasa mual dan tidak nyaman
Jika tubuhmu sensitif, sebaiknya kurangi dulu tingkat kepedasan.
Kenapa Makanan Sangat Berpengaruh Saat Menstruasi?
Saat haid, tubuh mengalami perubahan hormon besar-besaran. Sistem pencernaan, emosi, dan metabolisme bekerja dengan cara yang sedikit berbeda dari biasanya. Itulah sebabnya tubuh lebih “rewel” dan mudah bereaksi terhadap makanan tertentu.
Makanan yang salah bisa memperparah gejala, sementara pilihan yang tepat bisa membantu tubuh lebih nyaman.
Bukan Soal Pantangan, Tapi Pilihan Bijak
Menghindari makanan tertentu saat menstruasi bukan berarti menyiksa diri.