Keboncinta.com-- Kabar menggembirakan datang bagi pelajar Indonesia yang bercita-cita melanjutkan pendidikan tinggi ke luar negeri.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali membuka program beasiswa S1 internasional tahun 2026 bekerja sama dengan Albukhary International University (AIU), Malaysia.
Program ini secara khusus menyasar lulusan SMA/sederajat dari keluarga prasejahtera agar tetap memiliki kesempatan meraih pendidikan tinggi berkualitas tanpa kendala biaya.
Menariknya, beasiswa ini bersifat fully funded, namun jumlah penerima sangat terbatas, hanya 40 orang.
Baca Juga: Pembelajaran Deep Learning: Pengertian, Ciri, dan Contoh Penerapannya di Kelas Modern
Fasilitas Beasiswa yang Ditawarkan
Penerima beasiswa akan memperoleh dukungan penuh dari dua pihak, yaitu Baznas dan AIU.
Dari Baznas, peserta akan mendapatkan bantuan biaya keberangkatan, pembuatan paspor, pengurusan visa melalui Education Malaysia Global Service, hingga biaya jaminan tambahan.
Selain itu, tersedia pembekalan, program mentoring, dukungan untuk mengikuti konferensi dan kompetisi, serta fasilitas seragam.
Sementara itu, dari pihak AIU, mahasiswa akan mendapatkan pembiayaan kuliah penuh, tunjangan hidup bulanan, fasilitas asrama, serta asuransi kesehatan selama masa studi.
Baca Juga: Apa Itu Pembelajaran Deep Learning? Ini Pengertian, Ciri, dan Penerapannya di Sekolah
Pilihan Jurusan
Program beasiswa ini menyediakan beberapa pilihan jurusan yang relevan dengan kebutuhan global, antara lain:
Baca Juga: Cara Daftar Pelatihan KBC 2026 di MOOC Pintar, Gratis dan Bersertifikat
Persyaratan Pendaftaran
Untuk mengikuti seleksi, pelamar harus memenuhi sejumlah kriteria utama. Di antaranya adalah berstatus Warga Negara Indonesia, beragama Islam, dan berusia antara 17 hingga 20 tahun.
Selain itu, pelamar merupakan lulusan SMA/SMK/sederajat dari keluarga prasejahtera dengan penghasilan maksimal Rp5,1 juta per bulan.
Dari sisi akademik, calon peserta harus memiliki nilai rata-rata minimal 75 serta kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor TOEFL minimal 550 atau IELTS 5.5.
Pelamar juga diharapkan memiliki prestasi, baik akademik maupun non-akademik, sehat jasmani dan rohani, serta tidak sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi lain. Dokumen tambahan seperti esai, surat rekomendasi, dan bukti kondisi ekonomi juga wajib dilampirkan.
Baca Juga: Cara Daftar Pelatihan KBC 2026 di MOOC Pintar, Gratis dan Bersertifikat
Cara Pendaftaran
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi Baznas. Calon peserta perlu mempelajari panduan yang tersedia, menggunakan email aktif, mengunggah seluruh dokumen persyaratan, mengisi formulir data diri, dan melakukan submit untuk mengikuti tahap seleksi.
Berikut tahapan seleksi yang perlu diperhatikan:
Program ini menjadi kesempatan langka bagi pelajar Indonesia untuk merasakan pendidikan internasional tanpa biaya.
Dengan kuota yang terbatas dan seleksi yang kompetitif, persiapan sejak dini menjadi kunci utama untuk meraih peluang ini.
Baca Juga: Transformasi Pendidikan Islam 2026: Kemenag Perkuat Madrasah Vokasi dan Hapus Dikotomi Ilmu
Bagi siswa yang memiliki mimpi besar untuk kuliah di luar negeri, beasiswa Baznas-AIU 2026 bisa menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah.***